15.5 C
Munich

BPBD Cilegon Imbau Warga Agar Waspada Potensi Bencana

Harus dibaca

CILEGON – Arus mudik dan balik Idul Fitri 1445 Hijriyah di Kota Cilegon memang berlangsung aman dan relatif tertib. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon mengingatkan, kewaspadaan tidak boleh ikut turun setelah mobilitas pemudik mulai mereda. Di kawasan yang menjadi pintu keluar-masuk utama ke Pulau Jawa itu, ancaman bencana alam tetap membayangi, terutama di sekitar Perairan Selat Sunda.

Selat Sunda Masih Jadi Titik Rawan

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Cilegon, Fathurrohman, menyebut jalur perlintasan mudik melalui Pelabuhan Merak dan Ciwandan memiliki kerentanan terhadap bencana seperti gempa bumi dan tsunami. Karena itu, masyarakat yang melintas maupun tinggal di sekitar kawasan tersebut diminta tidak mengabaikan tanda-tanda keselamatan yang sudah disiapkan.

Menurut dia, rambu evakuasi bukan sekadar pelengkap. Dalam situasi darurat, penunjuk jalur itu menjadi acuan penting agar warga bisa bergerak cepat ke tempat aman. “Warga diminta tetap waspada dan mengikuti rambu evakuasi yang telah disiapkan,” ujar Fathurrohman.

Siaga Selama Arus Mudik dan Balik

Selama periode mudik dan arus balik, BPBD Cilegon menyiagakan personel untuk berkoordinasi sekaligus melakukan patroli di jalur-jalur yang dilalui pemudik. Pantauan tidak hanya difokuskan pada kondisi lalu lintas, tetapi juga pada perkembangan cuaca dan potensi gangguan kebencanaan di lapangan.

Meski posko di Jalan Lingkar Selatan sudah ditutup pada arus balik, pemantauan tetap berjalan. BPBD masih berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan informasi di lapangan tersampaikan dengan cepat, terutama jika ada perubahan kondisi cuaca atau situasi lalu lintas yang perlu diantisipasi.

Tidak Ada Insiden Signifikan

Selama arus mudik dan balik tahun ini, BPBD Cilegon belum mencatat insiden berarti. Cuaca pun terpantau relatif aman, sehingga perjalanan pemudik berlangsung tanpa gangguan besar dari sisi kebencanaan. Kendati demikian, BPBD menegaskan kondisi aman bukan alasan untuk lengah.

Sehendi, Kepala BPBD Kota Cilegon, juga mengingatkan pemudik yang belum kembali ke daerah asal agar tidak memaksakan perjalanan saat kondisi tubuh lelah. Ia meminta masyarakat beristirahat di tempat umum atau posko yang tersedia di jalur mudik bila diperlukan, agar perjalanan tetap aman dan tidak menimbulkan risiko baru di jalan.

Imbauan itu menjadi pengingat bahwa di tengah kelancaran arus mudik, kesiapsiagaan terhadap bencana tetap harus dijaga, terutama bagi warga dan pengguna jalur penyeberangan yang setiap saat berhadapan dengan kawasan rawan di pesisir Selat Sunda.

Dukung terus BantenNews.co.id untuk terus menyajikan berita independen dengan mengunjungi link berikut: [Klik disini](https://saweria.co/bantennews). Temukan juga informasi BantenNews.co.id di [Google News](https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMOT_oQswrIq6Aw?hl=id&gl=ID&ceid=ID%3Aid).

Source link

Berita Terbaru