13.2 C
Munich

Kematiannya Dianggap Tak Wajar, Makam Seorang Pria di Garut Dibongkar

Harus dibaca

Kematian Ridwan alias Kojek, 33 tahun, warga Kampung Sayuran, Desa Barusuda, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, kini tidak lagi dipandang sebagai peristiwa biasa. Polisi membongkar makamnya untuk keperluan ekshumasi setelah keluarga curiga ada kejanggalan di balik kematian pria yang disebut sempat mengalami penganiayaan sebelum meninggal.

Polisi Buka Makam untuk Cari Penyebab Kematian

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Ari Rinaldo, mengatakan pembongkaran makam dilakukan guna menjalani otopsi dan memastikan penyebab kematian korban. Langkah itu diambil setelah keluarga melapor dan menyampaikan dugaan bahwa Ridwan sempat menjadi korban penganiayaan oleh dua warga tetangga.

“Kami melakukan ekshumasi untuk melakukan otopsi terhadap pria tersebut (Ridwan) yang diduga menjadi korban penganiayaan, agar dapat diketahui penyebab kematian korban,” ujar Ari, Rabu, 17 April 2024.

Dalam proses itu, polisi melibatkan dokter forensik dari Dit Dokes Polda Jawa Barat, tim Polres Garut, serta tenaga medis dari RSUD dr Slamet Garut. Dari pemeriksaan awal, memang ditemukan luka lecet dan memar pada tubuh korban. Namun, polisi menegaskan kesimpulan akhir belum bisa diambil sebelum hasil pemeriksaan dokter keluar.

Dugaan Penganiayaan Berawal dari Keributan Malam Hari

Laporan dari Polsek Bayongbong menyebut peristiwa yang diduga berujung pada kematian Ridwan terjadi pada Sabtu, 13 April 2024 malam. Saat itu, korban disebut dalam kondisi mabuk dan diduga merusak kaca jendela milik salah satu dari dua orang yang kini diduga terlibat dalam kejadian tersebut.

“Untuk klarifikasi lebih lanjut, kami akan memeriksa dua pelaku yang telah diamankan,” kata Ari.

Polisi belum menyampaikan lebih jauh soal peran masing-masing terduga pelaku. Namun, ekshumasi yang dilakukan menjadi kunci untuk menjawab apakah luka-luka pada tubuh korban berkaitan langsung dengan dugaan penganiayaan, atau ada penyebab lain yang membuat kematiannya dinilai tidak wajar.

Sumber: Link Sumber

Source link

Berita Terbaru