Kasus tewasnya seorang pedagang perabotan berinisial S (55) di Duren Sawit, Jakarta Timur, mulai menemukan titik terang. Polda Metro Jaya memastikan pelaku pembunuhan hanya satu orang, dan orang itu ternyata bukan orang asing bagi korban. Pelaku berinisial KS, yang disebut sebagai anak kandung S.
Pelaku Tunggal Ditangkap di Pondok Bambu
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Subdirektorat Reserse Mobile Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Titus Yudho Ully, pada Senin, 24 Juni 2024. Ia menegaskan hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada pelaku lain dalam peristiwa itu.
“Sesuai dengan fakta dan pemeriksaan awal yang kami lakukan, untuk pelaku hanya 1. Jika ada yang menyebutkan bahwa ada 2 pelaku, silakan dikonfirmasi kepada pihak tersebut. Karena dari awal penangkapan dan pemeriksaan sesuai dengan fakta penyidikan, pelaku hanya 1 orang,” kata Titus.
KS ditangkap di Jalan Masjid Baitul Latif, RT 001, RW 003, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Hingga kini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mendalami motif dan rangkaian kejadian yang menewaskan korban.
Korban Ditemukan Tewas di Dalam Toko
Sebelumnya, polisi lebih dulu menangkap terduga pelaku pembunuhan terhadap pedagang toko perabotan berinisial S di wilayah Duren Sawit. Penangkapan dilakukan setelah penyelidikan gabungan yang melibatkan Polsek Duren Sawit, Polres Metro Jakarta Timur, dan Tim Resmob Polda Metro Jaya.
Kapolsek Duren Sawit, Kompol Sutikno, menyebut pelaku berhasil diamankan berkat kerja sama lintas satuan. “Alhamdulillah, berkat kerja sama Tim Reskrim Polsek Duren Sawit, tim Resmob Polres Metro Jakarta Timur, Tim Resmob Polda Metro Jaya. Pelaku sudah berhasil diamankan,” ujarnya pada Minggu, 23 Juni 2024.
Kasus ini mencuat setelah S ditemukan tak bernyawa di dalam tokonya. Pada tubuh korban terdapat sejumlah luka tusuk. Temuan itu kemudian ramai dibicarakan di media sosial, terlebih setelah muncul narasi bahwa korban sudah tiga hari tidak berjualan dan membuat tetangga curiga.
Jejak Awal yang Mengarah pada Keluarga
Meski kepolisian belum membeberkan lebih jauh motif di balik pembunuhan itu, penegasan bahwa pelaku adalah anak kandung korban membuat kasus ini menyita perhatian publik. Polisi kini masih memeriksa KS secara mendalam untuk mengurai hubungan keduanya sebelum peristiwa berdarah itu terjadi.
Di tengah proses penyidikan, satu hal sudah dipastikan: pembunuhan terhadap S bukan dilakukan oleh kelompok, melainkan oleh orang yang selama ini memiliki ikatan darah dengan korban sendiri.
Source link
