SERANG – Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko memberi penekanan berbeda saat berbicara di hadapan anggota kepolisian. Dalam pandangannya, polisi wanita atau polwan memiliki beban peran yang tidak ringan, bahkan dinilai lebih berat dibanding polisi laki-laki dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Peran ganda polwan jadi sorotan
Condro menyebut polwan tidak hanya menjalankan tugas sebagai anggota Bhayangkari, tetapi juga tetap memikul tanggung jawab di rumah. Di saat yang sama, mereka harus mengurus keluarga, mendidik anak, dan menjaga keseimbangan antara pekerjaan serta kehidupan pribadi.
“Saya harus mengatakan bahwa peran polwan lebih hebat dari polki. Pertama tugas sebagai prajurit Bhayangkari, kedua mengurus rumah tangga. Peran ini harus dijalankan seimbang,” kata Condro dalam kegiatan Ngariung Iman Ngariung Aman sekaligus memberikan arahan di Mapolres Serang, Rabu (31/7/2024).
Diminta jadi teladan di tiga lingkungan
Mantan Kasubdit Tipidter dan Tipidsus Ditreskrimsus Polda Banten itu menegaskan, polwan perlu menjaga sikap dan perilaku karena menjadi sorotan di banyak ruang, mulai dari institusi kepolisian, masyarakat, hingga keluarga. Menurut dia, keteladanan adalah hal yang tidak bisa ditawar.
“Ada beberapa hal yang saya tekankan jadilah teladan bagi masyarakat, jadilah teladan di lingkungan Polri, dan jadilah teladan di lingkungan keluarga,” ujar Condro Sasongko.
Suami diminta ikut jaga keseimbangan
Condro juga menyinggung tekanan yang kerap dialami polwan yang telah menikah dan memiliki anak. Ia menyebut, benturan antara tugas rumah tangga dan pekerjaan dapat memunculkan konflik emosional yang tidak sederhana. Dalam situasi seperti itu, peran suami dinilai penting untuk membantu mengembalikan semangat istri.
“Jadi ketika mengetahui istri dalam keadaan marah, jangan diajak bicara yang dapat menyinggung perasaannya. Namun dalam kondisi seperti itu, peran suami sangat dibutuhkan untuk mengembalikan semangat isteri,” kata alumnus Akpol 2005 itu.
(Red)
Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News
Source link
