18.1 C
Munich

Prabowo: Pemilihan Saya Didasarkan pada Kemampuan, Tidak Bergantung pada Latar Belakang Orang Tua

Harus dibaca

JAKARTA — Calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, menegaskan bahwa ukuran utama dalam memberi kesempatan kepada seseorang bukanlah asal-usul, melainkan kemampuan dan niat baik. Pernyataan itu ia sampaikan saat berbicara dalam deklarasi Penerus Negeri di Djakarta Theater, Sabtu (28/10/2023), di hadapan para peserta yang sebagian besar anak muda.

Prabowo menekankan merit, bukan latar belakang

Prabowo mengaku pola pikir tersebut telah ia pegang sejak masih bertugas sebagai prajurit TNI. Menurut dia, setiap kali mendapat kewenangan, ia selalu berusaha menilai orang dari kapasitas yang dimiliki, bukan dari nama keluarga, suku, atau agama.

“Saya pernah seperti kalian, saya pernah dulu dianggap yang paling muda. Di tentara boleh ditanya, Prabowo setiap diberi kesempatan, setiap diberi wewenang, saya selalu memilih berdasarkan kemampuan,” kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menegaskan, dirinya tidak pernah menjadikan latar belakang sebagai pertimbangan utama. Ia menyebut, selama seseorang menunjukkan itikad baik dan keinginan kuat untuk maju, maka orang tersebut layak didorong untuk berkembang.

“Saya tak peduli latar belakang, saya tak peduli orang tuanya siapa, ras dan agamanya apa. Kalau dia benar-benar berhasrat naik dan itikad baik itu saya dorong,” ujarnya.

Usia bukan penentu, niat menjadi kunci

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti kecenderungan menilai pemimpin dari usia. Menurut dia, yang lebih penting bukanlah muda atau tua, melainkan dorongan untuk bekerja bagi kepentingan publik.

Ia mengingatkan bahwa usia muda tidak otomatis menjamin seseorang memiliki orientasi yang benar. Di sisi lain, seseorang yang lebih tua pun bisa tetap relevan selama memiliki niat untuk berbuat baik bagi masyarakat.

“Saya kira bukan usia yang jadi kriteria, tapi hasrat, niat. Ada anak muda niatnya foya-foya. Punya kesempatan dipakai hanya untuk mencari kenikmatan pribadi dan keluarga dan golongan,” kata Prabowo.

“Tapi kalau ada seorang atau kah dia muda, tua, menengah niatnya baik, hasratnya baik, ingin berbuat baik untuk rakyat dan masyarakat harus kita kasih kesempatan. Dan itulah tekad saya,” sambungnya.

Pesan untuk generasi muda

Lewat pernyataannya, Prabowo tampak ingin menegaskan bahwa ruang bagi generasi muda tetap terbuka, tetapi harus diiringi tanggung jawab dan orientasi pada kepentingan yang lebih besar. Dalam forum yang mengusung semangat regenerasi itu, ia menempatkan integritas dan kemauan bekerja sebagai syarat utama untuk diberi kepercayaan.

Berita Terbaru