Menjelang Pemilihan Presiden 2024, peta dukungan publik kembali menunjukkan keunggulan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hasil survei terbaru Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menempatkan pasangan ini di posisi teratas dalam sejumlah simulasi elektabilitas, baik saat dihadapkan dengan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. maupun Anies Baswedan-Cak Imin.
Prabowo-Gibran unggul dalam dua simulasi
Dalam simulasi jika pemilihan digelar hari ini, 52,8 persen responden menyatakan akan memilih Prabowo-Gibran. Sementara itu, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md. memperoleh 40,1 persen suara. Hasil serupa juga terlihat ketika Prabowo-Gibran dipasangkan berhadapan dengan Anies Baswedan-Cak Imin. Dalam skenario tersebut, Prabowo-Gibran meraih 59,6 persen dukungan.
Direktur Riset LSJ, Fetra Ardianto, pada Selasa (31/10/2023) menilai hasil itu memperlihatkan adanya kepercayaan publik yang cukup kuat terhadap pasangan Prabowo-Gibran. Menurut dia, simulasi putaran kedua yang dilakukan LSJ menunjukkan mayoritas responden tetap menjatuhkan pilihan pada pasangan tersebut.
Respons generasi muda jadi sorotan
Selain angka elektabilitas, LSJ juga mencatat kecenderungan menarik di kalangan pemilih muda. Fetra menyebut, generasi milenial dan gen-Z tampak lebih condong mendukung Prabowo-Gibran. Kombinasi keduanya dinilai sebagian responden sebagai pasangan yang paling ideal untuk kontestasi kali ini.
Survei tersebut melibatkan 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Populasi yang disasar adalah seluruh warga negara berusia 17 tahun ke atas. Pengumpulan data dilakukan pada 18-26 Oktober 2023, sehingga hasilnya menggambarkan potret preferensi politik publik pada fase menjelang masa krusial pemilihan.
LSJ dan dinamika jelang pemilu
Riset LSJ kerap menjadi salah satu rujukan dalam membaca arah dukungan politik nasional. Di tengah kampanye yang masih bergerak dan preferensi pemilih yang berpotensi berubah, temuan kali ini memberi sinyal awal mengenai kekuatan elektoral masing-masing pasangan. Untuk saat ini, Prabowo-Gibran berada di posisi yang paling diuntungkan dalam simulasi yang dirilis lembaga tersebut. (SENOPATI)
