Survei Poltracking: Prabowo-Gibran Berpotensi Menang Satu Putaran dengan Dukungan 40 Persen
Poltracking Indonesia kembali membaca peta persaingan Pilpres 2024 yang bergerak dinamis di Pulau Jawa. Lembaga survei itu mencatat pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih berada di posisi teratas dengan elektabilitas yang disebut berpotensi mengantar kemenangan satu putaran, setelah tembus di kisaran 40 persen.
Namun, di balik posisi puncak itu, pergerakan suara di tiga provinsi besar Jawa menunjukkan kompetisi yang belum benar-benar selesai. Ada pasangan yang turun, ada yang naik tajam, dan ada pula yang cenderung stagnan. Pola ini memperlihatkan bahwa basis pemilih di Jawa masih menjadi medan utama pertarungan ketiga pasangan calon.
Jawa Barat: Prabowo-Gibran Masih Unggul, Anies-Muhaimin Melonjak
Di Jawa Barat, pasangan Prabowo-Gibran masih memimpin dengan perolehan 39,5 persen. Meski begitu, angka itu justru turun dibanding survei September 2023 yang mencatat mereka di level 42,6 persen.
Di bawahnya, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mencatat kenaikan paling mencolok. Dari 21,6 persen pada September 2023, elektabilitas mereka melonjak menjadi 32,6 persen. Sementara itu, Ganjar Pranowo-Mahfud MD juga naik dari 18,9 persen menjadi 25,8 persen.
“Anies dan Muhaimin mengalami kenaikan sangat signifikan di Jawa Barat. Ada kenaikan sekitar 11 persen. Ganjar Mahfud juga mengalami kenaikan tetapi tidak setinggi Anies,” ujar Hanta Yuda.
Jawa Tengah-DIY: Ganjar-Mahfud Masih Kuat, Tapi Menurun
Berbeda dengan Jawa Barat, Jawa Tengah-DIY tetap menjadi lumbung utama bagi pasangan Ganjar-Mahfud. Mereka masih memimpin dengan 53,3 persen. Akan tetapi, capaian itu juga menunjukkan penurunan dari survei September 2023 yang sebelumnya berada di angka 58,3 persen.
Di wilayah ini, Prabowo-Gibran justru mencatat kenaikan cukup berarti. Elektabilitas mereka naik dari 15 persen menjadi 27,2 persen. Adapun Anies-Muhaimin juga bergerak naik, meski masih jauh di bawah dua pesaing lainnya, yakni dari 8,9 persen menjadi 13,3 persen.
“Ganjar-Mahfud mengalami penurunan,” ucap Hanta Yuda.
Jawa Timur: Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin Menguat
Di Jawa Timur, Prabowo-Gibran kembali menunjukkan tren positif. Dukungan untuk pasangan ini naik dari 36,1 persen pada September 2023 menjadi 41,7 persen. Kenaikan itu dinilai cukup signifikan dalam peta persaingan di provinsi dengan jumlah pemilih besar tersebut.
Anies-Muhaimin juga membukukan kenaikan, dari 12,8 persen menjadi 17,8 persen. Sementara Ganjar-Mahfud relatif tidak banyak bergerak. Pasangan ini hanya berubah tipis dari 37,8 persen menjadi 38,3 persen.
“Pasangan Prabowo-Gibran mengalami kenaikan sekitar 5,6 persen cukup signifikan. Ganjar-Mahfud relatif stabil atau stuck di Jawa Timur. Sementara pasangan Anies-Muhaimin mengalami kenaikan 5 persen di Jawa Timur,” papar Hanta Yuda.
