19.7 C
Munich

Debat Cawapres: TKN Yakin Gibran Akan Membuktikan Diri Meski Tidak Diunggulkan

Harus dibaca

JAKARTA — Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Nusron Wahid, menanggapi santai anggapan bahwa Gibran tidak diunggulkan menjelang debat cawapres pada Jumat, 22 Desember 2023. Menurut Nusron, penilaian semacam itu terlalu cepat diambil sebelum para kandidat benar-benar tampil di panggung debat.

Respons TKN atas spekulasi lawan terberat

Pernyataan Nusron itu muncul setelah kubu Timnas pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Amin sempat menyebut bahwa lawan terberat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam debat cawapres hanya Mahfud MD. Dalam pandangan kubu tersebut, nama Gibran belum masuk hitungan utama. Nusron menilai, anggapan seperti itu sebaiknya tidak dibesar-besarkan sebelum debat berlangsung.

“Sudah dibuktikan apa belum? Masa Anda hanya mau mem-framing sesuatu yang belum pernah dibuktikan di lapangan, tunggu saja di lapangan nanti! Orang debatnya belum kok,” ujar Nusron di acara deklarasi Relawan Ndrek Guru (Ndaru) di Jakarta Selatan.

Debat bukan soal kalah atau menang

Nusron juga menegaskan bahwa debat cawapres bukan arena untuk menentukan siapa unggul dan siapa kalah. Menurut dia, forum tersebut semestinya dipahami sebagai ruang untuk menjelaskan program, visi, dan misi kepada publik secara lebih terang.

“Debat ini sekali lagi, pertama gak ada kalah menang, gak ada lawan berat maupun lawan ringan. Karena debat itu bukan mencari siapa menang siapa kalah. Debat itu tujuannya adalah untuk mengelaborasi program sama elaborasi visi misi kepada masyarakat,” kata dia.

Dengan sikap itu, TKN tampak ingin menempatkan debat sebagai ajang pembuktian gagasan, bukan sekadar adu sorot dan prediksi sebelum acara dimulai. Di tengah saling klaim antar-kubu, pernyataan Nusron menjadi sinyal bahwa pihak Prabowo-Gibran memilih menunggu hasil di panggung debat ketimbang ikut larut dalam penilaian awal yang belum teruji.

Berita Terbaru