Sentul — Gibran Rakabuming Raka kembali menegaskan bahwa program makan siang dan susu gratis yang diusung bersama Prabowo Subianto bukan sekadar slogan kampanye. Di hadapan para pendukung di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/12), calon wakil presiden nomor urut 2 itu membawa langsung contoh sajian makanan untuk menekankan bahwa gagasan tersebut, menurut dia, bersifat konkret.
Program yang Ditunjukkan Lewat Meja Makanan
Dengan mendorong meja berisi kotak nasi, lauk-pauk, dan susu, Gibran menyampaikan bahwa program itu dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar anak-anak Indonesia. “Ini saya bawa sesuatu. Sebuah gagasan yang konkret. Bukan sebuah teori atau retorika,” kata dia di hadapan peserta konsolidasi.
Ia lalu menjelaskan bahwa program makan siang gratis dan susu gratis ditujukan bagi anak-anak, dengan harapan bisa memperkuat asupan gizi sejak dini. Menurut Gibran, program serupa sudah diterapkan di 76 negara dan telah dirasakan manfaatnya oleh sekitar 400 juta anak. Karena itu, ia menilai gagasan tersebut bukan hal yang mengada-ada.
Disiapkan untuk Generasi Emas
Gibran menempatkan program itu sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045. Ia menyebut, cita-cita besar itu hanya bisa dicapai jika negara lebih dulu menyiapkan generasi yang sehat dan cerdas.
“Jadi ke depan, untuk menuju Indonesia Emas harus kita siapkan juga generasi emasnya, anak-anak yang sehat dan pintar, itu kuncinya,” ujarnya.
Ia juga berharap tidak ada lagi anak Indonesia yang mengalami kelaparan. Dalam pandangannya, pemenuhan gizi harus berlaku merata tanpa membedakan wilayah.
Gizi yang Sama untuk Semua Daerah
“Yang di Jakarta, di Jawa, Sumatra, Kalimantan, semuanya mendapatkan hak yang sama, gizi yang sama,” kata Gibran.
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka hadir dalam acara bertajuk Waktunya Indonesia Maju itu dengan kemeja biru muda yang serasi. Sejumlah tokoh partai pendukung juga tampak hadir, di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua TKN Prabowo-Gibran Roslan Roeslani, serta Ketua TKD Jabar Ridwan Kamil.
Momentum di SICC itu memperlihatkan bagaimana pasangan nomor urut 2 mencoba mengunci isu kesejahteraan anak sebagai salah satu pesan utama kampanye mereka, dengan menempatkan soal gizi bukan di ranah wacana, melainkan pada contoh yang bisa langsung dilihat di depan panggung. Source link
