18.1 C
Munich

Ravindra Airlangga Menyebut Prabowo-Gibran Sebagai Visioner dengan Fokus di Sektor Digital

Harus dibaca

Ravindra Airlangga Sebut Prabowo-Gibran Tampil Visioner, Elektabilitas Naik di Survei LSI

Lembaga Survei Indonesia (LSI) kembali merilis peta persaingan elektabilitas pasangan calon presiden dan calon wakil presiden jelang pemilu. Hasil survei terbaru menempatkan pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, di posisi teratas dengan dukungan 45,6 persen.

Prabowo-Gibran unggul dalam survei Desember

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan, dalam survei yang dilakukan pada Desember 2023, pasangan Prabowo-Gibran memperoleh dukungan paling besar dibanding dua pasangan lainnya. “Dalam survei bulan Desember 2023 ini, kami menemukan bahwa pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran, mendapat dukungan masyarakat sebesar 45,6 persen,” ujar Djayadi dalam jumpa pers, Minggu (10/12/2023).

Di bawahnya, pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar berada dalam persaingan yang lebih ketat. LSI mencatat elektabilitas Anies-Muhaimin sebesar 22,3 persen, sementara posisi Ganjar-Mahfud disebut mengalami penurunan dibandingkan hasil pada Oktober 2023.

Perubahan suara dipengaruhi pemilih yang belum menentukan pilihan

Menurut Djayadi, kenaikan dukungan terhadap Prabowo-Gibran tak lepas dari menyusutnya jumlah responden yang belum memilih. Pada Oktober 2023, kelompok ini masih berada di angka 18,3 persen. Namun, dalam survei terbaru, porsinya turun menjadi 8,3 persen.

Ia menjelaskan, sebagian pemilih yang sebelumnya belum menentukan pilihan kini beralih ke Prabowo-Gibran. Selain itu, ada juga perpindahan dukungan dari Ganjar-Mahfud ke pasangan nomor urut 2 tersebut. “Jadi, banyak dari mereka yang belum memilih pada bulan Oktober lalu beralih mendukung Prabowo. Dan sebagian dari peningkatan suara Prabowo berasal dari penurunan dukungan untuk Ganjar,” kata Djayadi.

Ravindra Airlangga menilai pendekatan Prabowo-Gibran relevan dengan isu digital

Di tengah menguatnya elektabilitas itu, Ravindra Airlangga menyebut Prabowo-Gibran sebagai pasangan yang visioner, terutama karena dinilai memberi perhatian pada sektor digital. Menurut dia, arah kebijakan yang menempatkan digitalisasi sebagai bagian penting pembangunan menjadi salah satu hal yang dilihat publik sebagai nilai tambah.

Pembacaan semacam ini menguat di saat pemilih makin memperhatikan bukan hanya figur kandidat, tetapi juga arah kerja yang ditawarkan. Dalam konteks survei LSI, kenaikan dukungan Prabowo-Gibran memperlihatkan bahwa konsolidasi suara masih terus bergerak, sementara pasangan lain harus mengejar dalam waktu yang semakin sempit.

Berita Terbaru