17.6 C
Munich

Ketua KPU Menyebut Pemilu di Indonesia sebagai Pemilu Paling Rumit di Dunia

Harus dibaca

JAKARTA — Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU), baik di tingkat pusat maupun daerah, benar-benar menyiapkan Pemilu 2024 dengan cermat, jujur, dan adil. Ia menegaskan, waktu pelaksanaan pemungutan suara sudah sangat dekat, hanya tersisa 45 hari lagi.

Pesan itu disampaikan Jokowi saat memberi pengarahan dalam Rapat Konsolidasi Nasional Kesiapan Pemilu 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (30/12/2023). Dalam forum itu, Jokowi mengingatkan bahwa seluruh jajaran penyelenggara pemilu tidak punya ruang untuk lengah.

Pemilu yang dinilai paling rumit

Jokowi menyebut Pemilu 2024 sebagai ajang yang sangat kompleks. Sebab, pemilihan presiden dan pemilihan legislatif digelar serentak, dengan cakupan wilayah dan jumlah pemilih yang sangat besar.

“Tidak ada kata yang lain, KPU dari pusat sampai daerah harus siap, siap menjalankan pemilu yang jujur dan adil, yang dipercaya oleh rakyat, dan Pemilu 2024 tinggal 45 hari, waktunya sudah sangat dekat. Semuanya harus bersiap,” kata Jokowi.

Ia merinci, Pemilu 2024 melibatkan 204.807.222 pemilih yang tersebar di 38 provinsi, 514 kabupaten/kota, 7.277 kecamatan, dan 83.771 desa. Selain itu, kontestasi juga diikuti 18 partai politik nasional serta 6 partai lokal Aceh.

“Tak bisa bayangkan betapa sangat kompleks Pemilu kita ini. Sangat kompleks sekali,” ujarnya.

Jokowi minta kesiapan teknis tak boleh lengah

Meski mengakui tantangannya besar, Jokowi menegaskan Pemilu 2024 tetap harus dijalankan sebaik-baiknya sesuai amanat undang-undang. Ia meminta KPU dan seluruh penyelenggara memastikan kesiapan petugas, logistik, distribusi logistik, hingga sistem teknologi yang digunakan.

Menurut Jokowi, persoalan kecil sekalipun tidak boleh dibiarkan. Ia menekankan agar tidak ada satu pun kebutuhan yang tercecer dan seluruh aspek teknis berjalan tanpa kesalahan.

“Jangan sampai ada yang tercecer satupun semuanya harus baik, dan tidak boleh ada yang salah termasuk aspek teknisnya,” jelas Jokowi.

Berita Terbaru