JAKARTA — Calon presiden Anies Baswedan kembali menyinggung soal terbatasnya modal kampanye pasangan AMIN. Saat ditanya mengenai sumbangan dari partai politik pengusung, Anies tidak memberi jawaban tegas. Ia hanya menyebut dana kampanye AMIN sejauh ini masih sesuai data yang tercatat di Komisi Pemilihan Umum (KPU), yakni sebesar Rp 1 miliar.
“Ya mudah-mudahan dalam perjalanan, tapi sejauh ini bekalnya baru itu,” ujarnya.
Minim logistik bukan hal baru
Anies menegaskan dirinya tidak terlalu khawatir dengan kondisi logistik AMIN yang disebut jauh lebih kecil dibandingkan kubu pasangan calon lain. Menurut dia, keterbatasan semacam itu sudah lama dihadapi, bahkan sejak sebelum masa kampanye resmi berjalan.
“Kita sudah mengalami paceklik logistik selama setahun, jadi bukan hal baru, hanya angkanya baru terlihat sekarang karena dilaporkan, tapi tidak masalah,” katanya.
Ajakan bergerak bersama
Di tengah keterbatasan tersebut, Anies justru memilih mengubah situasi itu menjadi seruan politik. Ia mengajak masyarakat yang menginginkan perubahan untuk ikut terlibat langsung dalam perjuangan AMIN, alih-alih hanya menunggu dukungan dari elite politik atau besarnya dana kampanye.
“Saya malah mengajak seluruh rakyat, jika Anda menginginkan perubahan, mari kita bergerak, berjuang bersama-sama,” tuturnya.
