Liputan6.com, Jakarta – Ajang pemilihan Putra Putri Muslim Krui Kabupaten Pesisir Barat baru saja usai, namun gaungnya belum mereda. Di tengah sorotan masyarakat, kehadiran Ade Abdul Rochim, Calon Wakil Bupati Pesisir Barat pada Pilkada 2024, memberi penekanan berbeda: bahwa panggung semacam ini bukan sekadar soal gelar, melainkan ruang pembentukan karakter dan prestasi generasi muda.
Ucapan selamat untuk para juara
Dalam kesempatan itu, Ade menyampaikan selamat kepada para pemenang Putra Putri Muslim Krui Kabupaten Pesisir Barat. Ia berharap capaian tersebut tidak berhenti pada seremoni kemenangan, tetapi menjadi dorongan bagi para juara untuk memberi manfaat lebih luas bagi daerah.
“Selamat kepada para pemenang Putra Putri Muslim Krui Kabupaten Pesisir Barat. Semoga kemenangan ini membawa kebaikan dan kebanggaan kepada adik-adik dan masyarakat Pesisir Barat,” kata dia dalam keterangannya, Minggu (14/7/2024).
Pesan untuk finalis agar terus melangkah
Tak hanya kepada para pemenang, Ade juga memberi apresiasi kepada seluruh finalis yang telah melalui proses seleksi dan tampil dalam ajang tersebut. Menurut dia, keberanian untuk ikut serta dan tampil di depan publik sudah menjadi modal penting bagi anak muda untuk terus berkembang.
“Untuk para finalis yang telah mengikuti ajang ini, tetaplah bersemangat untuk berprestasi,” ungkap Politikus Muda Gerindra ini.
Generasi muda dan nilai islami
Ade menilai, keberadaan putra putri muslim memiliki arti penting bagi Kabupaten Pesisir Barat yang dikenal dengan semboyan Negeri Sai Batin dan Para Ulama. Dalam pandangannya, para peserta dapat menjadi teladan bagi generasi muda untuk menorehkan prestasi tanpa meninggalkan nilai-nilai islami yang menjadi bagian dari identitas daerah.
Ia menekankan, prestasi anak muda Pesisir Barat semestinya tidak dibatasi pada level lokal. Dengan pembinaan yang tepat, kata dia, mereka bisa melangkah hingga tingkat nasional bahkan internasional. Kehadiran Ade di ajang pemilihan Putra Putri Muslim Krui juga memperlihatkan dukungannya terhadap pengembangan generasi muda di Pesisir Barat, terutama dalam mendorong lahirnya anak-anak muda yang percaya diri, berdaya saing, dan tetap berpegang pada nilai-nilai agama.
Source link
