21.6 C
Munich

PSI Masih Mendapat Peluang untuk Meloloskan Diri ke DPR pada Pemilu 2024

Harus dibaca

Jakarta — Presiden Joko Widodo atau Jokowi memilih tidak banyak berkomentar saat ditanya soal peluang Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menembus parlemen pada Pemilu 2024. PSI sejauh ini belum melampaui ambang batas parlemen 4 persen berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Jokowi singkat saat disodori pertanyaan soal PSI

Jokowi hanya memberikan jawaban pendek ketika wartawan meminta tanggapan terkait hasil sementara PSI yang belum cukup untuk lolos ke DPR. “Tanyakan kepada PSI,” kata Jokowi di Ecovention Hall, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (20/2/2024).

Sikap enggan berkomentar itu muncul di tengah sorotan publik terhadap nasib PSI yang sejak awal Pemilu 2024 berharap bisa menembus Senayan. Namun, berdasarkan hitung cepat, posisi partai tersebut masih berada di bawah batas minimal yang ditetapkan undang-undang.

Kaesang masih menunggu rekapitulasi KPU

Sebelumnya, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep tetap menyatakan optimistis partainya bisa lolos ke DPR. Ia menegaskan, hasil hitung cepat belum menjadi penentu akhir karena proses rekapitulasi resmi masih berjalan.

“Balik lagi kita harus menunggu hasil lengkap dari rekapitulasi dari KPU. Kita juga kan sekarang masih proses, jadi kita tunggu,” kata Kaesang kepada awak media di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Jumat (16/2/2024).

Meski begitu, hasil quick count dari sejumlah lembaga survei menempatkan perolehan suara PSI untuk DPR RI rata-rata di angka 2,9 persen. Angka itu masih terpaut cukup jauh dari ambang batas parlemen 4 persen yang wajib dipenuhi partai politik untuk mendapatkan kursi di DPR.

Berita Terbaru