Bentrok Tiga Gangster Remaja di Bekasi, Seorang Luka Bacok dan Motornya Dibawa Kabur
Kamis, 14 Maret 2024 – 16:56 WIB
Bekasi – Bentrokan antarkelompok remaja di Bekasi Timur, Kota Bekasi, berujung pada satu korban luka bacok dan sepeda motor yang raib. Peristiwa ini menambah panjang daftar tawuran yang dipicu janjian di media sosial, lalu pecah di jalanan.
Janjian di Media Sosial Berujung Bentrok
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Bekasi Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi Muhammad Firdaus, mengatakan bentrokan melibatkan tiga kelompok remaja, yakni Setu Bersatu, KP2G, dan Timur Everybody. Dalam kejadian itu, Setu Bersatu bersekutu dengan KP2G untuk menghadapi Timur Everybody.
Menurut Firdaus, ketiga kelompok tersebut sebelumnya sudah saling menantang melalui media sosial. Kesepakatan itu kemudian berujung pada bentrok di lokasi kejadian. Korban yang berasal dari kelompok Timur Everybody diketahui berinisial YS.
Korban Terpojok di Warung
Firdaus menjelaskan, saat bentrokan terjadi, YS panik ketika dikejar lawan. Dalam situasi itu, ia meninggalkan sepeda motornya dan mencoba menyelamatkan diri. Namun, korban justru terpojok di sebuah warung sebelum akhirnya dibacok.
“Korban terpojok di sebuah warung dan dibacok oleh pelaku bernama Said (DPO), kemudian pelaku bernama Dewa mengambil sepeda motor korban. Korban mengalami luka bacok di punggung, luka lecet di lengan, dan luka memar di wajah akibat bentrokan,” ujar Firdaus, Kamis, 14 Maret 2024.
Ia menambahkan, korban mengalami luka serius di bagian punggung, sementara motornya dibawa kabur oleh pelaku lainnya.
Tujuh Orang Ditangkap, Pelaku Utama Diburu
Setelah kejadian itu, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap tujuh orang yang diduga terlibat dalam bentrokan dan pembacokan terhadap YS. Seluruhnya telah ditetapkan sebagai tersangka.
Firdaus menyebut, dari tujuh orang yang diamankan, satu di antaranya masih di bawah umur berinisial RF dan sudah putus sekolah. Polisi juga mengamankan administrator kelompok yang disebut berperan menentukan lokasi tawuran.
Hingga kini, pelaku yang disebut membacok korban masih buron. Polisi memastikan pengejaran terhadap Said, yang berstatus daftar pencarian orang, masih terus dilakukan.
“Pelaku yang membacok masih dalam pengejaran kami hingga saat ini, kami akan segera melakukan penangkapan,” kata Firdaus.
Source link
Post Views: 1
Source link
