TANGSEL — Seorang pria penjual es Teh Solo berinisial S nekat membakar diri di depan SPBU Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (2/10/2024). Peristiwa itu sontak menyedot perhatian warga dan ramai beredar di media sosial setelah rekaman kejadian diunggah akun kabarciledug.
Cekcok dengan Istri Diduga Jadi Pemicu
Dalam unggahan yang dikutip Rabu (3/10/2024), disebutkan bahwa sebelum aksi nekat itu terjadi, S sempat bertengkar dengan istrinya. Usai cekcok tersebut, ia kemudian membakar dirinya di lokasi kejadian.
Kapolsek Pondok Aren Kompol Muhibbur Rahman Al Anwari membenarkan adanya dugaan persoalan keluarga di balik insiden tersebut. Menurut dia, korban diduga berniat mengakhiri hidupnya dengan cara membakar diri.
“Diduga ada masalah keluarga dan ingin bunuh diri. Alhamdulillah berhasil diselamatkan,” kata Muhibbur, Kamis (4/10/2024).
Korban Luka Bakar 80 Persen
Akibat peristiwa itu, S mengalami luka bakar hampir di sekujur tubuhnya. Hingga kini, ia masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Polisi juga telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan awal.
“Sudah ditangani di rumah sakit, tim penyidik sudah ke lokasi. Luka bakar 80 persen, kondisinya sadar,” ujar Muhibbur.
Ia menegaskan, berdasarkan keterangan sementara, tindakan tersebut dipicu oleh cekcok dengan keluarga. “(Penyebab) cekcok dengan keluarga,” katanya.
Catatan Redaksi:
Bunuh diri bukanlah solusi untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan. Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami tekanan dan muncul pikiran untuk bunuh diri, segeralah hubungi hotline bunuh diri Indonesia melalui nomor 1119 (ekstensi 8) atau hotline kesehatan jiwa Kemenkes di nomor 021-500-454.
Temukan Berita BantenNews.co.id di Google News
Source link
