13.2 C
Munich

Prabowo Subianto Warns of Global Instability: Lack of Wisdom Among Some World Leaders

Harus dibaca

Prabowo Peringatkan Dunia Kian Rapuh, Singgung Pemimpin yang Tak Bijak

Presiden terpilih Indonesia, Prabowo Subianto, melontarkan peringatan keras soal memburuknya situasi global. Dalam pandangannya, dunia kini berada dalam kondisi rapuh karena masih ada pemimpin negara yang mengambil langkah tidak bijaksana dan memaksakan kehendak kepada pihak lain.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat membuka Forum Sinergitas Legislator PKB di Jakarta, Kamis (10 Oktober). Di hadapan peserta forum, ia menekankan bahwa hubungan antarnegara semestinya dibangun atas dasar saling menghormati, bukan dominasi.

Prabowo: Dunia Butuh Kebijaksanaan, Bukan Pemaksaan

“Dunia saat ini dalam kondisi yang sangat rapuh, dengan para pemimpin dunia yang, dalam pandangan saya, menunjukkan sikap-sikap yang tidak bijaksana,” ujar Prabowo.

Ia menilai, ketegangan yang terus meningkat di berbagai kawasan tak lepas dari sikap sejumlah negara yang ingin menegakkan kehendaknya sendiri. Menurut dia, suasana global yang sehat hanya bisa tercipta jika negara-negara mau mengedepankan toleransi dan saling menghormati.

“Kita memerlukan kebijaksanaan. Kita memerlukan atmosfer saling menghormati, bukan di mana negara-negara menegakkan kehendak mereka kepada yang lain. Tapi saat ini, ada negara-negara yang mencoba menegakkan kehendak mereka sendiri,” katanya.

Singgung Konflik Israel-Iran dan Korban Sipil

Prabowo juga menyoroti konflik berkepanjangan antara Israel dan Iran yang hingga kini masih menyisakan ancaman eskalasi. Ia menyinggung besarnya korban sipil dalam konflik tersebut, termasuk perempuan dan anak-anak.

“Kita menyaksikan, di depan mata kita, orang-orang tak bersalah, termasuk perempuan dan anak-anak, dibantai dan dibom—bukan dalam jumlah kecil, melainkan ratusan ribu,” ujarnya.

Ia menambahkan, Israel telah menyampaikan rencana untuk menyerang Iran, sementara Iran juga menyatakan siap membalas dalam skala besar. Situasi itu, menurut Prabowo, menunjukkan betapa rapuhnya perdamaian dunia saat ini.

Indonesia Dinilai Tetap Damai di Tengah Gejolak Global

Di tengah gambaran dunia yang penuh ketegangan, Prabowo menyebut Indonesia masih berada dalam keadaan damai. Ia menilai kondisi tersebut patut disyukuri karena tercipta berkat kebiasaan bangsa Indonesia menjaga ruang dialog, termasuk di antara partai-partai politik.

Prabowo juga menyinggung dinamika politik dalam negeri setelah pemilu terakhir. Ia mengakui bahwa PKB sempat mendukung kandidat lain, namun menegaskan hal itu tidak menghalangi kerja sama ke depan.

“Kami bersyukur bahwa kami menghormati perbedaan. Mungkin kami berbeda, tetapi kami berkumpul bersama. Perbedaan bisa mengarah pada kerja sama, meskipun dalam pemilu terakhir PKB mendukung kandidat lain,” kata Prabowo.

“Saya yakin bahwa PKB akan bergabung dengan saya dalam membangun bangsa ini. Tidak ada masalah dalam berbeda,” tandasnya.

Source link

Berita Terbaru