13.4 C
Munich

Dampak Positif Hapus Kuota Impor terhadap Harga Daging Nasional

Harus dibaca

Jakarta, indoberita.net – Kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk menghapus kuota impor daging memunculkan harapan baru bagi pasar pangan nasional. Di tengah harga daging yang masih kerap bertahan tinggi, langkah ini dinilai bisa membuka jalan bagi persaingan yang lebih sehat sekaligus menekan biaya yang selama ini membebani konsumen.

APPDI Nilai Tata Niaga Daging Perlu Dibuka Lebih Adil

Asosiasi Pengusaha dan Pengolahan Daging Indonesia (APPDI) menjadi salah satu pihak yang paling tegas mendukung keputusan tersebut. Direktur Eksekutif APPDI, Teguh Boediana, mengatakan penghapusan kuota impor akan memperbaiki tata niaga daging nasional dan memberi ruang yang lebih adil bagi para pelaku usaha.

“Kami mendukung penuh keputusan Presiden untuk hapus kuota impor, dan membebaskan pelaku usaha untuk bersaing secara sehat,” ujar Teguh dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis.

Menurut APPDI, harga daging yang tinggi selama ini paling berat dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah. Karena itu, relaksasi impor dianggap bukan sekadar soal perdagangan, melainkan juga menyangkut keterjangkauan pangan bagi publik.

Pasokan Lebih Terbuka, Harga Diharapkan Lebih Stabil

APPDI menilai kebijakan deregulasi yang didorong Presiden Prabowo akan berdampak langsung pada stabilitas harga daging. Selama pasokan impor dibatasi, harga cenderung sulit turun. Dengan penghapusan kuota, pelaku usaha disebut bisa memperoleh akses impor yang lebih terbuka sesuai kebutuhan pasar.

Teguh menegaskan kuota impor sebaiknya direlaksasi penuh berdasarkan Rencana Kebutuhan yang sudah tertuang dalam Rekomendasi Kementan, tanpa pemotongan untuk tahun mendatang.

Situasi ini juga dinilai penting bagi sektor hotel, restoran, katering, hingga industri pengolahan yang bergantung pada pasokan daging dengan harga kompetitif. Di tengah penguatan dolar AS dan lemahnya daya beli masyarakat, kepastian pasokan menjadi faktor yang tidak kalah penting dari sekadar harga.

Konsumsi Daging Masih Rendah

APPDI juga mengingatkan bahwa daging merupakan sumber protein hewani yang berperan dalam pembentukan generasi sehat dan cerdas. Namun, konsumsi daging nasional saat ini masih berada di kisaran 2,5-2,6 kilogram per kapita per tahun.

Dengan harga yang lebih terjangkau, konsumsi dinilai berpeluang meningkat. Dalam pandangan APPDI, kebijakan penghapusan kuota impor dapat menjadi titik awal untuk menekan harga, memperkuat persaingan usaha yang sehat, dan memperluas akses masyarakat terhadap pangan bergizi.

Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan sikapnya dalam Sarasehan Ekonomi Nasional. Ia memerintahkan agar seluruh kuota impor dihapus, terutama untuk kebutuhan dasar rakyat. “Siapa pun yang mampu dan mau impor, silakan,” kata Prabowo.

Sumber: Prabowo Hapus Kuota Impor, APPDI: Harga Daging Bisa Lebih Terjangkau Untuk Rakyat
Sumber: Prabowo Hapus Kuota Impor, APPDI Ungkap Dampaknya Untuk Harga Daging

Berita Terbaru