1.8 C
Munich

Mashudi Uday: Seniman Karikatur Cisadane di Bantaran Sungai

Harus dibaca

Di tepian Sungai Cisadane, tersembunyi sepetak ruang seni yang dihidupi oleh Mashudi Uday, seorang seniman karikatur berusia 59 tahun asal Karang Tengah. Sejak tahun 2016, bantaran Sungai Cisadane di samping Flying Deck Kalipasir telah menjadi galeri terbuka bagi ribuan karya seni karikaturnya. Uday menyapa siapa pun yang melintas di dekatnya dengan wajah yang tersenyum, bergaya, dan lucu yang dihasilkan dari goresan tangan dan ketekunannya.

Berbeda dengan seniman karikatur lainnya, Uday menggunakan cat air sebagai teknik utama dalam karyanya. Ia percaya bahwa cat air memberikan warna yang lebih dalam dan daya tahan yang lebih lama. Meskipun awalnya hanya membuat sketsa, Uday sekarang menerima banyak permintaan karikatur dan telah menjadikannya fokus utama karyanya. Setiap garis wajah yang ia lukis bukan hanya menangkap kemiripan, tetapi juga emosi dan nuansa yang ia tuangkan dengan penuh perhatian pada detail.

Interaksi langsung dengan pelanggan adalah kunci keberhasilan Uday. Tanpa mengandalkan galeri seni atau platform digital, Uday mengandalkan kekuatan tatap muka dengan pelanggan. Setiap hari, ia menerima pesanan untuk berbagai acara seperti ulang tahun, perpisahan, dan souvenir pribadi dengan harga yang bervariasi tergantung ukuran dan tingkat kesulitan karya.

Dari pukul 10.00 hingga 17.00 WIB setiap hari, ruang kreatif Uday terbuka di pinggir sungai. Di tempat itu, Uday menciptakan kenangan, mengabadikan wajah, dan menuliskan kisah melalui karikaturnya. Meskipun karyanya tidak dikenal secara luas di media sosial, kehadiran dan ketekunannya dalam menciptakan seni tetap memberikan inspirasi dan kehidupan bagi siapa pun yang melintas di bantaran Sungai Cisadane.

Source link

Berita Terbaru