13.2 C
Munich

Perbedaan Eau de Parfum vs Extrait de Parfum: Tips Pilih Parfum Tepat

Harus dibaca

Perbedaan Eau de Parfum dan Extrait de Parfum, Ini Cara Memilih yang Paling Pas

Di rak parfum, dua label yang paling sering membuat pembeli berhenti sejenak adalah eau de parfum dan extrait de parfum. Sekilas keduanya sama-sama menawarkan aroma mewah, tetapi karakter dan kekuatannya berbeda jauh. Perbedaan utama ada pada konsentrasi minyak wangi di dalam formula, yang ikut menentukan seberapa tajam, tahan lama, dan nyaman parfum saat dipakai.

Konsentrasi Jadi Pembeda Utama

Eau de Parfum atau EDP umumnya mengandung sekitar 15-20 persen minyak esensial. Sementara itu, Extrait de Parfum berada di level lebih tinggi, yakni sekitar 20-40 persen. Semakin besar konsentrasi minyak wangi, semakin pekat pula aroma yang dihasilkan. Itulah sebabnya Extrait de Parfum kerap terasa lebih kaya dan lebih menempel di kulit.

Dari sisi ketahanan, Extrait de Parfum bisa bertahan sekitar 8-12 jam, tergantung kondisi kulit dan lingkungan. Adapun EDP biasanya memiliki daya tahan 4-6 jam. Untuk banyak orang, durasi ini sudah cukup untuk pemakaian harian tanpa membuat aroma terasa terlalu dominan.

Karakter Aroma dan Kesan Saat Dipakai

Perbedaan lain muncul dari kadar alkohol. Extrait de Parfum cenderung memiliki persentase alkohol lebih rendah sehingga aromanya terasa lebih lembut, tetapi tetap tegas. Formula seperti ini biasanya dipakai dalam jumlah kecil karena wanginya sudah kuat sejak awal.

EDP, dengan alkohol yang relatif lebih tinggi, memberi kesan lebih ringan dan segar. Karakter ini membuatnya lebih mudah dipakai dalam berbagai suasana, mulai dari kegiatan sehari-hari hingga pertemuan formal. Bagi sebagian orang, EDP terasa lebih aman karena tidak terlalu “menguasai” ruangan.

Dipakai Kapan dan untuk Siapa

Jika mencari parfum untuk acara spesial, seperti pesta atau agenda resmi, Extrait de Parfum sering menjadi pilihan yang lebih tepat. Aromanya yang intens memberi kesan lebih dalam dan bertahan lebih lama. Namun, untuk pemakaian rutin, EDP lebih serbaguna karena mudah disesuaikan dengan aktivitas harian.

Pada akhirnya, pilihan antara keduanya bergantung pada kebutuhan dan selera. Mereka yang menyukai aroma kuat, kompleks, dan tahan lama biasanya akan condong ke Extrait de Parfum. Sebaliknya, bagi yang menginginkan parfum praktis, fleksibel, dan nyaman dipakai sepanjang hari, Eau de Parfum bisa jadi opsi yang lebih masuk akal. Source link

Berita Terbaru