LEBAK, Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Antam, Cikotok, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten, menyisakan kesan yang tak biasa. Di tengah lapangan yang becek dan berlumpur akibat hujan deras, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Cibeber tetap menjalankan tugas dengan langkah mantap, meski seragam mereka tampak kotor setelah prosesi berlangsung.
Lapangan Berlumpur, Tugas Tetap Berjalan
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi lapangan upacara yang berubah menjadi lumpur setelah hujan deras mengguyur sejak malam sebelumnya. Situasi itu jelas menyulitkan para petugas upacara, terutama Paskibra yang harus tetap menjaga kerapian gerak dan kekhidmatan prosesi.
Namun, kendala di lapangan tidak membuat mereka mundur. Para anggota Paskibra tetap berdiri tegak, disiplin, dan fokus menuntaskan tugas kenegaraan yang mereka emban pada momentum peringatan kemerdekaan tersebut. Di tengah kondisi serba terbatas, mereka justru menunjukkan bahwa tugas pengibaran bendera bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab yang dijalankan dengan penuh kesungguhan.
Apresiasi Mengalir dari Warganet
Aksi Paskibra Kecamatan Cibeber itu kemudian menuai banyak pujian dari warganet. Banyak yang menilai para anggota Paskibra memperlihatkan semangat pantang menyerah sekaligus dedikasi tinggi dalam menjaga kehormatan simbol negara, meski harus bertugas di tengah lapangan yang tidak ideal.
Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa semangat peringatan kemerdekaan tidak selalu hadir dalam kondisi sempurna. Di Cibeber, justru lewat lapangan yang berlumpur, publik melihat keteguhan generasi muda yang tetap menjalankan amanahnya dengan penuh tanggung jawab.
Source link
