13.4 C
Munich

Polda Metro: Penjelasan Terkait Penangkapan Massa Aksi di Restoran

Harus dibaca

Polda Metro Jelaskan Penangkapan Massa di Restoran KS Tubun yang Sempat Viral

Polda Metro Jaya buka suara soal penangkapan sejumlah orang di dalam sebuah restoran di Jalan KS Tubun, Jakarta Barat, pada Senin (25/8) malam. Peristiwa itu ramai di media sosial karena berlangsung ricuh, bahkan terekam adanya tarik ulur antara aparat kepolisian dan pegawai restoran yang berusaha menghalangi proses penangkapan.

Diduga Terlibat Perusakan Saat Aksi di DPR

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary, mengatakan orang-orang yang diamankan di restoran tersebut merupakan bagian dari massa yang diduga melakukan perusakan fasilitas umum saat aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI. Menurut dia, penindakan dilakukan setelah kelompok itu dipukul mundur aparat dari arah depan gedung parlemen, lalu berlarian ke lokasi restoran.

Ade menegaskan, mereka yang diamankan bukan peserta aksi yang sejak awal datang untuk menyampaikan pendapat secara damai. Ia menyebut kelompok itu justru diduga berperilaku destruktif dan melawan petugas ketika hendak diamankan.

351 Orang Diamankan, Termasuk Anak-Anak

Dalam operasi pengamanan malam itu, polisi mengamankan total 351 orang. Dari jumlah tersebut, 155 orang merupakan dewasa dan 196 lainnya anak-anak. Polda Metro menyebut penindakan ini merupakan bagian dari upaya mengendalikan situasi setelah aksi di depan Gedung DPR/MPR RI memanas.

Video Viral Picu Sorotan Publik

Video penangkapan di restoran itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu perhatian publik. Dalam rekaman tersebut, terlihat suasana tegang saat petugas berupaya membawa sejumlah orang keluar dari restoran, sementara pegawai berusaha menghalangi proses itu. Peristiwa ini menambah sorotan terhadap rangkaian aksi yang berujung ricuh pada malam tersebut.

Source link

Berita Terbaru