7.7 C
Munich

Aparat Kepung Kampus Unisba-Unpas Bandung, Mahasiswa Terpapar Gas Air Mata

Harus dibaca

Suasana tegang menyelimuti kawasan kampus Universitas Islam Bandung (UNISBA) dan Universitas Pasundan (UNPAS) di Jalan Tamansari, Bandung, sejak Senin malam hingga Selasa dini hari. Aparat gabungan TNI-POLRI dilaporkan menyerbu area kampus, menggunakan gas air mata dan peluru karet, yang menyebabkan beberapa mahasiswa terluka dan terkurung. Kejadian ini viral di media sosial dan menimbulkan kemarahan publik.

Berbagai video dan foto amatir menunjukkan kepanikan di dalam kampus saat gas air mata dan suara tembakan terdengar. Mahasiswa yang menggunakan area kampus sebagai posko medis dan tempat evakuasi setelah aksi demonstrasi di Gedung DPRD Jawa Barat, akhirnya menjadi sasaran aparat. Tanggapan keras terhadap tindakan aparat datang dari akun LBH Bandung, yang menyebutnya sebagai teror negara terhadap rakyatnya sendiri.

Peristiwa bermula dari aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung DPRD Jawa Barat yang berakhir ricuh. Setelah dibubarkan, demonstran yang terluka dievakuasi ke posko medis di kampus UNISBA dan UNPAS. Namun, situasi memburuk ketika aparat mulai masuk ke kawasan kampus pada tengah malam. Tembakan gas air mata yang dibebaskan mengakibatkan korban, termasuk mahasiswa dan petugas kampus.

Kepolisian menyatakan tindakan tersebut sebagai bagian dari patroli gabungan untuk menjaga keamanan pasca-demonstrasi anarkis. Namun, banyak pihak mengecam tindakan ini dan menuntut pertanggungjawaban. Kejadian ini menunjukkan ketegangan antara aparat keamanan dan mahasiswa serta masyarakat sipil dalam situasi tertentu.

Source link

Berita Terbaru