Pada masa lanjut usia, manusia mengalami perubahan tidak hanya secara fisik tetapi juga psikologis. Fenomena ini diperkuat oleh penurunan fungsi kognitif dan kondisi kesehatan yang menyertai proses penuaan. Lansia sering menunjukkan perilaku yang mirip dengan anak-anak, hal ini dipengaruhi oleh faktor psikologis serta kondisi kesehatan. Perubahan psikologi ini sering kali disebabkan oleh beberapa alasan.
Banyak lansia merasakan kesepian karena aktivitas mereka terbatas, yang mengakibatkan rasa frustrasi dan perubahan perilaku. Selain itu, beberapa lansia berperilaku seperti anak-anak untuk mendapatkan perhatian lebih dari keluarga dan menunjukkan ketidakberdayaan. Stabilitas emosi menjadi penting bagi lansia, ketika emosi tidak terkontrol, mereka mencari pembelaan serta kasih sayang penuh dari keluarga.
Merasa kehilangan peran juga merupakan alasan lain mengapa lansia sering menunjukkan perilaku anak-anak. Banyak lansia merasa tidak lagi diandalkan seperti masa muda mereka, yang membuat mereka merasa tidak berdaya. Oleh karena itu, penting bagi keluarga untuk memahami kondisi ini dan memberikan dukungan emosional serta perhatian kepada lansia agar tetap merasa dihargai dan memiliki peran berarti dalam kehidupan sehari-hari.
