13.7 C
Munich

Diamankan! 14 pelaku tawuran bawa senjata dan air cabai di Pesanggrahan

Harus dibaca

JAKARTA SELATAN — Polisi mengamankan 14 orang yang diduga terlibat tawuran di Jalan H Radin, Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB itu, para pelaku disebut membawa senjata tajam dan air cabai. Aksi mereka sempat terekam kamera pengawas dan rekamannya beredar di media sosial.

Rekaman CCTV Jadi Petunjuk Awal

Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam mengatakan, penelusuran dilakukan setelah video tawuran itu muncul di ruang publik. Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menangkap 14 orang yang diduga ikut dalam aksi tersebut. Meski begitu, jumlah itu belum dianggap final karena penyelidikan masih berjalan dan peluang adanya pelaku lain tetap terbuka.

“Belum menutup kemungkinan jumlah pelaku bisa bertambah sesuai perkembangan penyelidikan,” kata Seala.

Pelajar dan Ancaman Sanksi

Seala juga menyoroti keterlibatan anak di bawah umur dalam aksi kekerasan jalanan. Menurut dia, kepolisian tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga memberi pemahaman soal konsekuensi hukum dari tawuran, kepemilikan senjata tajam, dan tindak pidana lain yang melibatkan pelajar.

Ia menyebut, sanksi bagi anak yang terlibat bisa berlapis, mulai dari dikeluarkan dari sekolah hingga pencabutan Kartu Jakarta Pintar (KJP). Dalam kesempatan itu, polisi juga menekankan keberadaan penjara anak sebagai bagian dari konsekuensi hukum bagi pelaku di bawah umur yang melanggar aturan.

Polisi Minta Orang Tua Lebih Waspada

Di tengah maraknya kasus serupa, kepolisian mengingatkan orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas anak, terutama setelah pulang sekolah. Pengawasan keluarga dinilai menjadi salah satu kunci untuk mencegah remaja terlibat dalam kelompok tawuran yang kerap membawa senjata dan mengganggu ketertiban warga.

Polisi berharap langkah penindakan dan edukasi dapat menekan aksi tawuran di Pesanggrahan dan wilayah Jakarta Selatan lainnya, yang belakangan kembali menjadi perhatian setelah video kejadian itu menyebar luas di media sosial.

Source link

Berita Terbaru