Kendala Pencarian Alvaro: Polisi Sebut Rekaman CCTV yang Terhapus

Jangan Lewatkan

Pencarian anak hilang berusia enam tahun bernama Alvaro Kiano Nugroho dihadapkan pada kendala yang disebutkan oleh Kepolisian terkait rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terhapus setiap harinya. Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, menyatakan bahwa meskipun CCTV tersedia, namun rekamannya terhapus setiap hari. Selain itu, polisi mengungkapkan kekecewaan karena laporan hilangnya Alvaro tidak dilaporkan tepat pada hari kejadian.

Pihak kepolisian aktif mencari informasi terkait keberadaan Alvaro dengan mengumpulkan keterangan dari saksi, sekolah, keluarga, serta melalui direct message Instagram dan saluran aduan Kapolsek. Meskipun upaya pencarian telah dilakukan hingga ke Batam dan Cilegon, namun belum membuahkan hasil. Keberadaan Alvaro yang hilang sejak Maret 2025 menjadi perhatian tidak hanya Polsek Pesanggrahan, tetapi juga dibantu oleh Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Selatan.

Dalam perkembangan terakhir, kakek Alvaro, Tugimin (71), menduga bahwa cucunya diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya. Informasi ini diperoleh dari marbut Masjid Al-Muflihun, lokasi terakhir terlihatnya Alvaro. Sebelum hilang, Alvaro meminta izin untuk shalat Maghrib di masjid dekat rumahnya, namun tidak pulang setelah shalat. Keluarga Alvaro segera melaporkan kepolisian dan menyebut ciri-ciri fisik serta pakaian terakhir yang dikenakan Alvaro.

Dengan rentang waktu delapan bulan hingga saat ini, keadaan Alvaro masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Pihak kepolisian terus berupaya menemukan Alvaro dengan bantuan dari berbagai pihak, sembari menghimbau kepada masyarakat untuk memberikan informasi yang membantu dalam pencarian anak yang masih belum ditemukan hingga saat ini.

Source link

Semua Berita

Berita Terbaru