JAKARTA UTARA — Polisi membubarkan aksi tawuran pelajar yang membawa senjata tajam di Jalan Danau Bisma, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa sore. Peristiwa itu kembali menegaskan bahwa tawuran di kawasan padat penduduk bukan hanya soal kenakalan remaja, tetapi juga ancaman nyata yang bisa memicu jatuhnya korban dalam hitungan menit.
Laporan Warga Jadi Pemicu Respons Cepat
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tanjung Priok, AKP Handam Samudro, mengatakan pembubaran dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat melalui layanan 110. Begitu aduan masuk, personel Satgas Anti Tawuran Polsek Tanjung Priok langsung menuju lokasi untuk mencegah situasi berkembang lebih jauh.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Namun saat petugas tiba, para pelaku sudah melarikan diri. Di lokasi, polisi menemukan sejumlah senjata tajam jenis celurit yang diduga dibawa kelompok pelajar tersebut saat bentrokan berlangsung.
Enam Celurit Diamankan
Dalam penanganan awal, polisi mengamankan enam buah celurit sebagai barang bukti. Seluruhnya kini berada di Polsek Tanjung Priok untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Tim Satgas Anti Tawuran juga masih menelusuri identitas para pelaku yang kabur meninggalkan lokasi.
AKP Handam menegaskan, penanganan cepat seperti ini penting untuk mencegah tawuran meluas dan menimbulkan korban. Menurut dia, kerja kepolisian akan lebih efektif jika didukung laporan warga yang masuk segera saat kejadian berlangsung.
Polisi Minta Sekolah dan Orang Tua Lebih Terlibat
Di sisi lain, Handam mengajak orang tua, pihak sekolah, dan masyarakat untuk ikut berperan aktif mencegah kekerasan antarpelajar. Ia menyebut, pengawasan yang lemah kerap membuka ruang bagi remaja terlibat dalam aksi berbahaya seperti tawuran.
Polsek Tanjung Priok juga rutin melakukan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah serta lingkungan sekitar agar potensi tawuran bisa ditekan. Masyarakat diminta segera menghubungi layanan 110 bila melihat indikasi kerusuhan, supaya petugas dapat bergerak cepat dan situasi tidak keburu membesar.
Source link
