Kericuhan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, berdampak besar, dengan perkiraan kerugian mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Kerugian tersebut meliputi warung, sepeda motor, mobil, serta kerusakan rumah warga akibat kerusuhan. Sembilan sepeda motor dan satu mobil menjadi sasaran perusakan dan pembakaran, mengakibatkan hangusnya sejumlah warung tenda yang menjadi mata pencaharian warga setempat. Polda Metro Jaya masih menunggu laporan resmi dari para korban untuk menindaklanjuti kasus ini. Terkait dengan penagih utang (debt collector) yang menjadi korban, Polda Metro Jaya sedang mendalami lebih lanjut status mereka. Tindakan penyidikan dan pemulihan korban terus berlangsung, dengan upaya membantu pemulihan warga terdampak kericuhan, termasuk bantuan revitalisasi dan penghitungan kerugian, serta mengatur kembali mekanisme penagihan kredit agar kejadian serupa tidak terulang. Selain itu, Polda Metro Jaya berencana memperkuat koordinasi dengan lembaga dan perusahaan pembiayaan guna menertibkan standar operasional prosedur penarikan tanpa melibatkan cara-cara paksa di jalanan. Itulah upaya yang dilakukan untuk mengatasi kerugian akibat kericuhan di Kalibata.
Kericuhan Kalibata Membuat Kerugian Rp1,2 miliar

