Peringatan Hari Ibu di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rangkasbitung berubah menjadi momen haru bagi sejumlah warga binaan yang tidak dapat menahan air mata saat mengenang sosok ibu dan keluarga yang terpisah oleh jeruji besi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lebak, warga binaan, dan sekitar 70 ibu dari warga binaan. Hadirnya para orang tua menjadi simbol dukungan dan kepedulian terhadap peran ibu dalam keluarga serta proses pembinaan warga binaan.
Kepala Lapas Rangkasbitung, Muarif Khakim, mengapresiasi kehadiran para orang tua yang memberikan dukungan moral kepada anak-anak mereka. Ia menekankan bahwa kehadiran dan dukungan ibu memainkan peran penting dalam proses pembinaan, karena ibu dianggap sebagai pintu surga dan sumber semangat untuk hidup yang lebih baik.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lebak juga menegaskan pesan penting tentang menguatkan kasih sayang, ketulusan, dan harapan pada peringatan Hari Ibu. Pesan tersebut ditujukan kepada para warga binaan dan keluarga yang hadir, dengan harapan agar tetap memiliki semangat untuk memperbaiki diri dan meraih masa depan yang lebih baik.
Peringatan Hari Ibu di Lapas Rangkasbitung menjadi bukti komitmen pihak lapas dalam memberikan pembinaan yang humanis, dengan melibatkan berbagai pihak dan memperkuat peran keluarga dalam mendukung keberhasilan pembinaan warga binaan. Hal ini menunjukkan keseriusan dalam membangun jembatan emosional antara warga binaan dan keluarga untuk menciptakan lingkungan pembinaan yang mendukung dan berdaya.

