Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memutuskan untuk tidak menggelar pesta kembang api di Jakarta untuk merayakan malam pergantian tahun ini. Sebagai gantinya, akan ada delapan panggung yang akan diselenggarakan untuk memeriahkan Tahun Baru 2026. Keputusan ini diambil sebagai bentuk empati terhadap para korban bencana di Sumatra, sehingga Jakarta tahun ini tidak akan merayakan Tahun Baru dengan kembang api seperti tahun-tahun sebelumnya.
Pemprov DKI Jakarta akan menggelar panggung hiburan di delapan lokasi berbeda di ibu kota. Acara ini akan diadakan mulai Rabu malam hingga Kamis dini hari. Tema besar dari perayaan ini adalah “Rangkul Keragaman, Rawat Harapan” yang akan berlangsung dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB keesokan harinya. Meskipun tanpa kembang api, warga Jakarta tetap dapat menikmati momen tahun baru dengan sukacita.
Sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi panggung akan ditutup secara situasional untuk mendukung acara tersebut. Hal ini juga melibatkan pengalihan arus lalu lintas di Jakarta, seperti yang dijelaskan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo. Panggung hiburan malam Tahun Baru 2026 di Jakarta akan diselenggarakan di beberapa lokasi, antara lain Lapangan Banteng, MH Thamrin, Sarinah, Bundaran HI, Dukuh Atas BNI 46, Semanggi, BEI/SCBD, dan FX Sudirman.

