Wamenag Salurkan Rp200 Juta untuk Asrama MAN 2 Yogyakarta

Pembelajaran harus tetap berjalan tanpa terganggu untuk memastikan hak-hak anak tetap terjamin, demikian pernyataan Wakil Menteri Agama, Romo Raden Muhammad Syafii, yang menyalurkan bantuan awal sebesar Rp200 juta untuk asrama putri MAN 2 Yogyakarta setelah kebakaran yang terjadi pada 21 Desember 2025. Dengan memberikan bantuan tersebut, diharapkan proses pemulihan fasilitas dapat dilakukan dengan baik. Penanganan cepat dibutuhkan untuk memastikan kegiatan belajar mengajar tidak terhenti, dalam kondisi apapun anak-anak harus tetap dapat mengakses pendidikan. Pihak MAN 2 Yogyakarta juga telah melakukan langkah-langkah tepat dengan memindahkan sementara para siswi ke sekolah sederajat agar proses pembelajaran dapat berlanjut. Adapun penyebab kebakaran adalah korsleting listrik, namun proses pemulihan bangunan masih menunggu hasil asesmen teknis untuk menentukan apakah bangunan bisa diperbaiki atau harus direnovasi secara menyeluruh. Kepala MAN 2 Yogyakarta, Hartiningsih, menyatakan bahwa kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan parah pada bangunan dan perlengkapan siswi. Satu-satunya kendala yang dihadapi adalah tempat tinggal sementara siswi, namun proses pembelajaran harus tetap berjalan tanpa terampas hak-hak anak. Langkah-langkah relokasi sementara sedang dipertimbangkan untuk menyelesaikan masalah ini secepat mungkin.

Source link

Semua Berita

Exit mobile version