Polisi akan memeriksa Reza Arap dan sejumlah saksi terkait kematian kreator konten sekaligus influencer, Lula Lahfah. Pemeriksaan itu dijadwalkan untuk mendalami kondisi kesehatan Lula sebelum ia ditemukan meninggal dunia di apartemen tempat tinggalnya di kawasan Jakarta Selatan.
Pemeriksaan diarahkan ke riwayat sebelum korban ditemukan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan keterangan para saksi akan diminta di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Salah satu pihak yang akan dimintai keterangan adalah kekasih Lula, Reza “Arap” Oktavian. Polisi ingin menelusuri rangkaian peristiwa dan kondisi terakhir korban sebelum meninggal.
Budi juga mengingatkan publik agar tidak menyebarkan foto maupun membangun asumsi yang tidak benar terkait kematian Lula Lahfah. Menurut dia, di tengah proses penyelidikan, empati terhadap keluarga menjadi hal yang perlu dijaga.
Obat dan surat rawat jalan ditemukan di apartemen
Polres Metro Jakarta Selatan sebelumnya menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan di lantai 25 apartemen Lula di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru. Temuan itu menjadi salah satu titik awal yang diperiksa penyidik setelah saksi mendapati Lula dalam keadaan terlentang di atas kasur, dengan pintu kamar dalam kondisi terkunci.
Sebelum ditemukan tak lagi merespons, Lula diketahui sempat berobat pada malam sebelumnya. Situasi tersebut membuat saksi meminta bantuan pengelola apartemen karena muncul kekhawatiran atas kondisi korban.
Tak ada tanda penganiayaan, penyelidikan tetap berjalan
Hingga sejauh ini, polisi menyebut tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh Lula. Namun, temuan di lokasi dan keterangan para saksi tetap ditelusuri untuk memastikan penyebab kematian secara utuh.
Dalam proses berikutnya, penyidik akan memeriksa lebih banyak pihak yang dinilai mengetahui aktivitas terakhir Lula. Dari pemeriksaan itu, polisi berharap bisa menyusun gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang terjadi sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
Source link
