Desa VlkolÃnec di Slovakia Tengah meminta pencabutan status Situs Warisan Dunia UNESCO yang mereka pegang sejak 1993. Desa ini, yang menjadi tujuan wisata populer dengan 100 ribu turis setiap tahun, membuat penduduknya merasa terbebani oleh aturan pelestarian yang ketat. Meskipun bangunan tradisional kayu di desa ini sangat dihargai dunia, warga lokal merasa terkekang oleh regulasi UNESCO yang merampas gaya hidup mereka. Selain larangan memelihara hewan ternak dan bercocok tanam, warga juga merasa privasi mereka dilanggar oleh para wisatawan yang nekat masuk ke halaman rumah pribadi mereka.
Penduduk desa juga menyampaikan bahwa status UNESCO yang awalnya menjadi kehormatan, kini memberikan masalah baru seperti hilangnya privasi dan transformasi rumah menjadi akomodasi sewaan akhir pekan. Tekanan pariwisata dan aturan ketat berdampak langsung pada demografi desa, dengan penurunan populasi yang signifikan dari 27 orang dari 7 keluarga pada tahun 1993 menjadi hanya 14 orang dari 4 keluarga pada tahun 2026.
Meskipun aspirasi masyarakat sangat kuat untuk mencabut status UNESCO, proses ini tidak mudah. VlkolÃnec merupakan salah satu dari tiga pemukiman tradisional yang masih terpelihara dengan baik di Eropa Tengah. Langkah pencabutan ini memerlukan keputusan diplomatik yang rumit antara pemerintah nasional dan UNESCO, karena langkah ini sangat sensitif secara politik dan jarang terjadi. Akan tetapi, penduduk desa yakin bahwa hidup mereka akan menjadi lebih tenang dan baik jika desa mereka bisa lepas dari predikat warisan dunia.

