JAKARTA — Kunjungan para finalis Putri Indonesia 2025 ke Menara BTN 2, Jakarta, pada Senin, 2 Februari 2026, tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Di hadapan jajaran PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, para finalis justru diajak melihat langsung bagaimana layanan perbankan digital bekerja, mulai dari pembukaan rekening baru hingga penggunaan fasilitas ATM BTN.
Literasi keuangan dibawa ke ruang publik
Dalam agenda itu, Ketua Srikandi BTN Rahmayati dan Corporate Secretary BTN Ramon Armando terlihat berinteraksi dengan Finalis Putri Indonesia 2025 dari Sumatera Selatan, Badia Inaya Sazrade, saat mencoba sistem pembukaan rekening baru secara digital. Di lokasi yang sama, finalis dari Sulawesi Tenggara, Lidyana Nono Celine, juga memperlihatkan ATM BTN setelah membuka rekening baru secara digital.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menyebut kunjungan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat peran generasi muda dan perempuan dalam mendorong literasi keuangan. Kehadiran figur publik seperti finalis Putri Indonesia dinilai penting untuk menjembatani pesan perbankan agar lebih mudah diterima masyarakat, terutama kalangan muda yang kini akrab dengan layanan serbadigital.
Sinergi perempuan, generasi muda, dan kepemilikan rumah
BTN menempatkan agenda ini dalam konteks yang lebih luas, yakni membangun sinergi antara sektor perbankan dan figur publik untuk menumbuhkan kesadaran finansial sekaligus semangat memiliki rumah di kalangan generasi muda Indonesia. Pesan itu menjadi relevan di tengah kebutuhan anak muda terhadap akses layanan keuangan yang praktis, aman, dan mudah dijangkau.
Sejumlah finalis Putri Indonesia 2025 turut hadir dalam kunjungan ke Menara BTN 2 pada hari yang sama. Melalui kegiatan tersebut, BTN berharap perempuan muda tidak hanya tampil sebagai representasi kecantikan dan prestasi, tetapi juga sebagai agen edukasi yang mampu membawa isu literasi keuangan ke ruang yang lebih luas.
Copyright © ANTARA 2026. Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source link
