PACITAN, gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,4 mengguncang perairan selatan Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.10 WIB. Getaran yang cukup kuat itu terasa hingga sejumlah daerah lain di Jawa Timur, memicu kepanikan warga yang sedang berada di rumah maupun dalam perjalanan.
BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di koordinat 8,89 lintang selatan dan 111,18 bujur timur. Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, menyebut lokasi gempa berada sekitar 90 kilometer di perairan tenggara Kabupaten Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer.
BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski begitu, guncangan yang terjadi di wilayah Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Surabaya, Pasuruan, Jember, hingga Banyuwangi tetap terasa jelas. Sejumlah wilayah di jalur Pantura juga dilaporkan merasakan getaran serupa.
Getaran Terasa Luas, Perjalanan Kereta Sempat Terhenti
Selain membuat warga terbangun dari tidur, gempa ini juga berdampak pada transportasi. Perjalanan kereta api sempat dihentikan oleh Daop Madiun sebagai langkah antisipasi setelah guncangan dirasakan di jalur yang dilintasi. Di lapangan, BPBD terus memantau kondisi pascagempa sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.
Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, luka, maupun kerusakan bangunan di Pacitan. Namun, laporan terpisah menyebutkan dua rumah di Kabupaten Malang mengalami kerusakan akibat getaran gempa tersebut.
Warga Diimbau Tetap Waspada
Meski status tsunami telah dipastikan aman, gempa dangkal seperti ini kerap menimbulkan guncangan yang terasa luas. Karena itu, kewaspadaan warga di daerah rawan gempa tetap menjadi hal penting, terutama saat bencana datang tanpa banyak peringatan. BPBD berharap tidak terjadi gempa susulan yang dapat menambah dampak di sejumlah wilayah terdampak.
Source link
