14.8 C
Munich

Pentingnya 4 Pilar Menurut Anggota DPR RI Hj Ida Nurlaela

Harus dibaca

Pentingnya 4 Pilar Menurut Anggota DPR RI Hj Ida Nurlaela

PANGANDARAN — Di tengah situasi sosial yang kian kompleks, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Ida Nurlaela Wiradinata, mengingatkan kembali pentingnya Empat Pilar MPR RI sebagai fondasi kehidupan berbangsa. Pesan itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di Gedung Serbaguna Banjarharja, Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, dan dihadiri tokoh masyarakat, kelompok pemuda, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.

Empat Pilar Bukan Sekadar Hafalan

Dalam pemaparannya, Ida yang juga anggota Komisi VI DPR RI menekankan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tidak cukup dipahami sebagai konsep normatif. Menurut dia, empat pilar itu harus hadir dalam sikap, cara pandang, dan tindakan sehari-hari masyarakat. Karena itu, sosialisasi semacam ini menjadi penting agar nilai kebangsaan tidak berhenti pada tataran slogan.

Ida menyebut, tugas konstitusional anggota MPR dan DPR RI adalah memastikan nilai-nilai dasar bangsa tetap relevan di tengah perubahan zaman. Di hadapan peserta, ia menegaskan bahwa penguatan pemahaman kebangsaan perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh perbedaan yang muncul di lingkungan sosial.

Peran Masyarakat Menjaga Persatuan

Sebagai wakil dari Daerah Pemilihan X Jawa Barat, Ida menilai partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keutuhan bangsa. Ia menekankan bahwa semangat persatuan, toleransi, dan rasa saling menghormati harus terus dirawat, terutama ketika masyarakat menghadapi tantangan yang datang dari derasnya arus informasi dan perubahan sosial.

Menurut Ida, pemahaman yang kuat terhadap Empat Pilar akan membuat masyarakat lebih bijak menyikapi perbedaan. Dengan begitu, nilai kebersamaan tidak mudah terkikis dan NKRI tetap menjadi rumah bersama yang dijaga oleh seluruh warganya.

Menjaga Relevansi Nilai Kebangsaan

Melalui kegiatan ini, Ida berharap kesadaran kolektif warga terhadap tanggung jawab sebagai bagian dari bangsa Indonesia semakin tumbuh. Ia menilai penguatan wawasan kebangsaan perlu terus dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya saat momentum tertentu, agar nilai dasar negara benar-benar hidup dalam keseharian masyarakat.

Di Pangandaran, pesan itu mendapat ruang penting: bahwa menjaga persatuan bukan tugas satu pihak, melainkan kerja bersama yang dimulai dari pemahaman yang utuh tentang empat fondasi kebangsaan tersebut.

Source link

Berita Terbaru