Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menerima bantuan dana pemulihan pascabencana senilai Rp300 juta dari PT Bara Energi Lestari (BEL). Bantuan ini diarahkan untuk mendukung rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah yang terdampak, sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat setelah bencana.
Sinergi pemerintah dan swasta
Penyerahan dana tersebut menjadi penanda bahwa pemulihan pascabencana tidak bisa hanya ditopang pemerintah daerah. Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Nagan Raya, Zulkifli, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT BEL yang dinilai membantu meringankan beban daerah dalam menangani dampak bencana alam yang terjadi pada 25 November 2025.
Menurut Zulkifli, dukungan dari sektor swasta memberi ruang lebih luas bagi pemerintah untuk bergerak cepat, terutama dalam memulihkan infrastruktur dan layanan dasar yang sempat terganggu. Ia menekankan, kerja sama semacam ini penting agar proses pemulihan tidak berjalan lamban di tengah kebutuhan warga yang mendesak.
Fokus pada pemulihan wilayah terdampak
Dana bantuan itu akan digunakan untuk mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Nagan Raya, termasuk mendukung sektor pendidikan di wilayah Beutong Ateuh Banggalang yang mengalami kerusakan cukup parah. Di wilayah tersebut, pemulihan fasilitas pendidikan menjadi salah satu kebutuhan yang dinilai mendesak agar aktivitas belajar dapat kembali berjalan.
PT BEL menyebut bantuan ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya. Perusahaan juga berharap kolaborasi dengan pemerintah daerah dapat terus diperkuat, terutama dalam menghadapi bencana hidrometeorologi yang berpotensi memunculkan dampak serupa di masa mendatang.
Respons cepat jadi kebutuhan utama
Dalam konteks penanganan bencana, kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar respons yang diberikan tidak hanya cepat, tetapi juga terarah. Bantuan seperti yang disalurkan PT BEL menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana memerlukan dukungan bersama, mulai dari pemerintah, dunia usaha, hingga masyarakat yang terdampak langsung.
Source link
