7.9 C
Munich

Bupati Lamongan Usulkan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Banjir

Harus dibaca

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengusulkan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca untuk mempercepat penanganan banjir yang masih melanda puluhan desa di wilayahnya. Usulan ini disampaikannya dalam pertemuan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jawa Timur di Kantor BMKG Juanda Surabaya. Banjir di Lamongan sudah berlangsung selama empat bulan dan mempengaruhi 44 desa di lima kecamatan. Tingginya muka air laut dan Bengawan Solo yang lebih tinggi dari aliran sungai di daerah terdampak membuat genangan banjir sulit surut dengan cepat.

Kepala BMKG Provinsi Jawa Timur, Taufiq Hermawan, menjelaskan bahwa operasi modifikasi cuaca direncanakan akan dilaksanakan mulai tanggal 16 Maret 2026 sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi. Operasi ini akan mempertimbangkan perubahan dinamika atmosfer yang terus dipantau oleh BMKG. Jika kondisinya memungkinkan, operasi ini akan dilakukan di Lamongan untuk membantu mengurangi intensitas curah hujan. BPBD Provinsi Jawa Timur dan BMKG juga menekankan pentingnya informasi cuaca yang akurat sebagai dasar untuk mengambil langkah antisipasi dan penanganan bencana yang tepat.

Ini merupakan langkah strategis yang diusulkan untuk mengatasi banjir yang berkepanjangan di Lamongan dan memastikan kondisi segera membaik agar masyarakat bisa kembali beraktivitas normal. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, BMKG, dan instansi terkait lainnya, diharapkan mitigasi banjir di wilayah tersebut dapat dilakukan secara efektif dan terukur. Masyarakat pun diharapkan dapat mengambil langkah-langkah persiapan yang diperlukan berdasarkan informasi cuaca yang akurat dan terkini.

Source link

Berita Terbaru