Redmi A7 Pro Masuk Pasar Indonesia, Andalkan Kamera 13MP dan Baterai 6.000mAh
Xiaomi resmi menghadirkan Redmi A7 Pro di Indonesia dan kini ponsel itu sudah tersedia lewat penjualan offline. Perangkat ini dibidik untuk pengguna muda yang aktivitas digitalnya makin padat, terutama selama Ramadan ketika kebutuhan untuk berfoto, membuat konten, hingga berselancar di media sosial cenderung meningkat. Dengan membawa pendekatan “Serba Bisa, Serba Pro”, Xiaomi mencoba menempatkan Redmi A7 Pro sebagai ponsel terjangkau yang tetap menawarkan paket fitur lengkap.
Dirancang untuk ritme pengguna yang dinamis
Direktur Pemasaran Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, mengatakan perangkat ini disiapkan untuk mengikuti ritme aktivitas pengguna yang kian dinamis. Karena itu, Xiaomi menonjolkan kombinasi kamera, layar, performa, dan daya tahan baterai sebagai nilai jual utama. Sasaran utamanya adalah anak muda yang membutuhkan ponsel untuk kebutuhan harian tanpa harus bergantung pada perangkat yang lebih mahal.
Kamera 13MP dan layar 120Hz jadi sorotan
Dari sisi fotografi, Redmi A7 Pro mengusung kamera utama 13MP yang diklaim mampu menghasilkan foto dan video dengan warna alami. Fitur ini diarahkan untuk mendukung kebiasaan membuat konten yang kini semakin lekat dengan pengguna muda. Sementara itu, layarnya sudah mendukung refresh rate hingga 120Hz, yang membuat pengalaman menggulir media sosial atau menonton video terasa lebih mulus.
Baterai besar, harga tetap di kelas terjangkau
Untuk urusan daya, Redmi A7 Pro dibekali baterai 6.000mAh yang diklaim mampu bertahan hingga dua hari pemakaian. Di sisi performa, Xiaomi menyematkan HyperOS 3 untuk mendukung multitasking agar berjalan lebih lancar. Di pasar Indonesia, Redmi A7 Pro dijual dengan harga Rp1.649.000 untuk varian 4GB/64GB dan Rp1.799.000 untuk varian 4GB/128GB. Ponsel ini tersedia melalui kanal online maupun offline, termasuk Xiaomi Authorized Store dan jaringan ritel resmi.
Source link
