13.2 C
Munich

Turunkan Risiko Serangan Jantung hingga 10% dengan Mengubah Gaya Hidup

Harus dibaca

Sebuah studi terbaru mengungkapkan bahwa perubahan kecil dalam gaya hidup sehari-hari dapat berdampak besar dalam mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan waktu tidur, peningkatan aktivitas fisik ringan, dan konsumsi lebih banyak sayuran secara konsisten dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular hingga sekitar 10 persen.

Menurut studi yang dipublikasikan dalam European Journal of Preventive Cardiology, terdapat tiga perubahan kecil yang dapat signifikan mengurangi risiko serangan jantung atau stroke. Perubahan tersebut meliputi penambahan 11 menit tidur setiap malam, berjalan cepat selama 4,5 menit lebih lama, dan menambah konsumsi sayuran sebanyak seperempat cangkir per hari. Para peneliti menegaskan bahwa perubahan kecil seperti ini lebih mudah dilakukan dan dipertahankan daripada melakukan perubahan besar-besaran dalam gaya hidup sekaligus.

Studi ini melibatkan para ahli dari berbagai negara yang menganalisis data lebih dari 53.000 orang dewasa paruh baya di Inggris. Hasilnya menunjukkan bahwa kombinasi gaya hidup optimal dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke hingga 57 persen. Gaya hidup optimal tersebut mencakup pola makan seimbang, tidur 8-9 jam per malam, dan aktivitas fisik minimal 42 menit per hari.

Dr. Nicholas Koemel, penulis utama dan peneliti di University of Sydney, menyoroti kekuatan dari perubahan kecil yang terakumulasi. Ia menekankan bahwa menggabungkan perubahan kecil ini dapat memiliki dampak positif yang signifikan pada kesehatan kardiovaskular. Profesor Emmanuel Stamatakis juga menyatakan rencana untuk mengembangkan alat digital yang dapat membantu masyarakat menerapkan perubahan gaya hidup sehat secara berkelanjutan. Melakukan perubahan kecil, kata Koemel, lebih realistis dan dapat memberikan dampak yang besar dalam menjaga kesehatan kardiovaskular.

Source link

Berita Terbaru