Kepolisian Sektor Jatinegara memperketat pengawasan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, menyusul maraknya kasus pencopetan di kawasan itu. Langkah ini ditempuh dengan menggabungkan patroli terbuka dan pengamanan tertutup, sebuah pola yang dipilih polisi untuk menekan ruang gerak pelaku sekaligus memberi rasa aman bagi warga yang melintas setiap hari.
Patroli diperluas, pengawasan dibuat lebih rapat
Polsek Jatinegara menyebut peningkatan patroli rutin akan dilakukan secara berkelanjutan di titik-titik yang dinilai rawan. Pengamanan tertutup juga disiapkan agar pergerakan para pelaku bisa dipantau lebih dekat tanpa mudah terdeteksi. Skema ini diarahkan untuk mempersempit peluang copet beraksi di sekitar JPO Stasiun Jatinegara, yang belakangan menjadi perhatian publik.
Di saat yang sama, polisi mengimbau masyarakat, khususnya penumpang kereta dan pengguna JPO, untuk tetap waspada saat beraktivitas di lokasi tersebut. Warga diminta menjaga barang bawaan dan lebih peka terhadap situasi sekitar, terutama pada jam-jam padat.
Dua pelaku ditangkap, polisi dalami jaringan
Dalam penanganan kasus ini, Polsek Jatinegara juga telah menangkap dua pelaku pencopetan di area JPO Stasiun Jatinegara. Keduanya kini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Jatinegara. Polisi tidak berhenti pada penangkapan itu saja. Pendalaman kasus terus dilakukan untuk memastikan apakah ada korban lain atau kemungkinan keterkaitan dengan jaringan pelaku yang lebih luas di kawasan tersebut.
Aksi pencopetan itu sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial setelah terekam oleh seorang saksi. Dalam video tersebut, pelaku terlihat mengincar korban yang membawa tas gemblok lalu mengambil barang berharga milik korban. Saksi yang merekam kejadian mengaku tidak berani langsung berteriak karena melihat adanya anggota komplotan copet lain di sekitar JPO Stasiun Jatinegara.
Menjaga stasiun tetap aman
Kasus ini menunjukkan bahwa jalur penghubung menuju stasiun masih menjadi titik rawan yang perlu diawasi lebih ketat. Bagi kepolisian, kombinasi patroli dan pengamanan tertutup diharapkan tidak hanya menghentikan aksi serupa, tetapi juga memulihkan rasa aman masyarakat yang setiap hari bergantung pada transportasi umum di kawasan Jatinegara.
Source link
