Sebuah insiden unik terjadi pada maskapai penerbangan easyJet di Bandara Southend, Essex, Inggris, pada Sabtu (11/4) lalu. Pesawat yang seharusnya terbang ke Malaga, Spanyol, tertahan lepas landas karena beban yang terlalu berat untuk kondisi cuaca dan panjang landasan pacu bandara. Keselamatan penumpang menjadi prioritas utama, sehingga pesawat harus mengurangi beban sebelum diizinkan lepas landas.
Menurut laporan media lokal Your Southend, pilot memberi dua pilihan sulit kepada penumpang, yaitu enam penumpang harus turun secara sukarela atau seluruh bagasi harus dilepaskan. Akhirnya, lima penumpang bersedia turun, yang disambut dengan tepuk tangan oleh penumpang lain di pesawat. EasyJet menjelaskan bahwa pembatasan berat adalah prosedur standar keamanan dan Bandara Southend memiliki landasan pacu lebih pendek.
Para penumpang yang turun diberikan fasilitas transportasi ke Bandara Gatwick dan diterbangkan ke Malaga tanpa biaya tambahan. Berdasarkan regulasi penerbangan Inggris, para penumpang berhak atas kompensasi sejumlah tertentu, tergantung pada durasi keterlambatan. EasyJet telah menghubungi penumpang tersebut untuk memproses kompensasi yang mereka dapatkan.
