13.2 C
Munich

Ikan Asin dan Kandungan Kolesterol: Penjelasannya

Harus dibaca

Ikan Asin: Makanan Populer dengan Kontroversi Kolesterol

Jakarta, CNN Indonesia — Ikan asin merupakan salah satu makanan populer di Indonesia yang sering menjadi pilihan masyarakat. Namun, kekhawatiran terhadap kandungan ikan asin, terutama terkait dengan kolesterol, juga banyak menjadi perbincangan.

Proses Pembuatan dan Varian Ikan Asin

Ikan asin merupakan ikan yang diawetkan dengan menggunakan garam melalui proses osmosis. Pengawetan ini bertujuan untuk mengurangi kadar air dan meningkatkan konsentrasi garam di dalam ikan agar bakteri tidak berkembang. Sehingga, ikan asin memiliki tekstur yang kriuk dan rasa gurih.

Di Indonesia, terdapat berbagai varian ikan asin yang dibuat dari bahan baku ikan berbeda, seperti peda dari ikan kembung, ikan asin teri dari ikan teri nasi atau jengki, dan ikan manyung yang kerap diasinkan menjadi ikan asin jambal roti. Ikan asin jenis ini dikenal premium karena dagingnya yang tebal dan empuk.

Kandungan Kolesterol dalam Ikan Asin

Menyoal apakah ikan asin mengandung kolesterol, hampir setiap jenis ikan mengandung kolesterol dalam jumlah berbeda. Kandungan kolesterol ini umumnya lebih tinggi pada ikan laut.

Sebagai contoh, ikan kembung yang biasanya dijadikan bahan peda mengandung sekitar 33-55 mg kolesterol per 100 g ikan segar. Sedangkan ikan teri memiliki kandungan sekitar 60 mg kolesterol per 100 g. Begitu pula dengan ikan manyung yang memiliki kandungan sekitar 37-49 mg kolesterol per 100 g. Meskipun kandungan kolesterol dalam ikan asin masih berada di bawah batas maksimal asupan harian sebesar 300 mg, namun penting untuk memperhatikan kandungan garam yang tinggi dalam ikan asin.

Dampak Kandungan Natrium dalam Ikan Asin

Studi yang dilakukan dalam International Journal Prima Husada Health 2024 menunjukkan bahwa konsumsi ikan asin berhubungan dengan peningkatan kadar kolesterol dalam darah. Kandungan natrium dalam ikan asin dapat mempengaruhi kondisi jantung dan pembuluh darah, yang berkaitan dengan kenaikan kolesterol.

Jadi, meskipun kandungan kolesterol dalam ikan asin relatif aman, namun perlu diwaspadai terkait dengan asupan natrium yang tinggi. Pola makan yang seimbang dan konsumsi ikan asin secara teratur tetapi tidak berlebihan, merupakan kunci menjaga kesehatan tubuh.

Source link

Berita Terbaru