Anak di Bawah 3 Tahun rentan Alami Alergi Susu Formula
Anak-anak yang berusia di bawah 3 tahun umumnya rentan mengalami alergi susu formula, biasanya disebabkan oleh alergi susu sapi. Ciri-ciri bayi yang tidak cocok dengan susu formula biasanya terlihat dari perubahan fisik seperti biduran atau bengkak pada wajah. Namun, ada juga tanda-tanda yang tidak terlihat secara langsung namun membuat anak menjadi tidak nyaman.
Ciri-ciri Bayi yang Tidak Cocok dengan Susu Formula
Menurut Baby Center, sekitar 2 hingga 3 persen anak di bawah usia 3 tahun menunjukkan gejala alergi terhadap susu formula. Perlu dicatat bahwa alergi susu sapi berbeda dengan intoleransi laktosa. Intoleransi laktosa umumnya tidak terjadi sebelum usia 3 hingga 5 tahun, kecuali dalam kasus-kasus tertentu seperti akibat penyakit pada usus anak.
Alergi susu sapi sulit dihindari namun biasanya akan hilang pada usia 18 bulan hingga 2 tahun. Beberapa ciri-ciri anak yang tidak cocok dengan susu formula termasuk muntah, diare, darah atau lendir dalam tinja, serta perut sakit. Selain itu, terdapat juga tanda-tanda fisik setelah mengonsumsi susu formula seperti gatal di mulut, pembengkakan bibir, lidah, atau tenggorokan, batuk ringan, serta biduran atau bintik-bintik kecil.
Jika anak menunjukkan tanda-tanda tersebut, segera bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Alergi susu pada bayi bisa muncul dalam waktu beberapa hari hingga beberapa minggu setelah minum susu formula berbahan dasar susu sapi.
Sebagai orang tua, penting untuk berdiskusi dengan dokter sebelum memberikan susu formula kepada anak. Dengan demikian, dapat mencegah terjadinya reaksi alergi pada anak yang dapat berdampak buruk pada kesehatan mereka.
Kesimpulan
Demikianlah ciri-ciri bayi yang tidak cocok dengan susu formula. Semoga informasi ini bermanfaat bagi orang tua untuk lebih memperhatikan kesehatan dan kenyamanan buah hati tercinta.
