Pesawat Allegiant Air Kembali ke Bandara Fort Lauderdale-Hollywood
Jakarta, CNN Indonesia — Sebuah pesawat milik maskapai Allegiant Air terpaksa melakukan prosedur Return to Base atau kembali ke Bandara Internasional Fort Lauderdale-Hollywood (FLL), Florida, Amerika Serikat (AS), pada Senin (18/5) sore waktu setempat. Keputusan ini diambil pilot setelah mendeteksi adanya masalah pada sistem tekanan udara di dalam kabin. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah penumpang mengalami gangguan kesehatan, di mana tim medis dan paramedis langsung dikerahkan ke gerbang kedatangan untuk memberikan pertolongan pertama begitu pesawat mendarat.
Penumpang Alami Barotrauma
Pesawat berjenis Boeing 737-8200 dengan nomor penerbangan tujuan Atlantic City lepas landas dari Fort Lauderdale pada pukul 09.20 pagi dengan total 187 penumpang di dalam kabin. Saat pesawat sedang dalam proses menanjak, kru kokpit menerima sinyal indikator masalah pada sistem penstabil tekanan kabin. Pilot segera memutuskan untuk kembali ke bandara asal tanpa menyatakan status darurat.
Meskipun pesawat mendarat secara aman, perubahan tekanan kabin yang mendadak saat fase menanjak memberikan dampak fisik nyata bagi para penumpang. Sebanyak 13 penumpang mengalami barotrauma atau sakit telinga parah. Dari jumlah tersebut, tiga orang di antaranya dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk evaluasi medis lebih lanjut.
Allegiant Air Selektif Kompensasi Penumpang
Allegiant Air merespons insiden ini dengan menjadwal ulang penerbangan ke Atlantic City menggunakan pesawat pengganti. Mereka juga memberikan kompensasi kepada penumpang yang terdampak, berupa uang tunai sebesar USD100 atau voucher perjalanan senilai USD150 sebagai bentuk tanggung jawab atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Juru bicara maskapai, Sonya Padgett, menyampaikan permintaan maaf kepada para pelanggan atas gangguan tersebut.
