14.8 C
Munich

Dukungan Ketua DEN untuk Reformasi Bea Cukai dengan Kecerdasan Buatan

Harus dibaca

Luhut Binsar Pandjaitan Dukung Reformasi Sistem Bea Cukai dengan Kecerdasan Buatan

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memberikan dukungannya kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Ditjen Bea Cukai) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk melakukan reformasi sistem dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Reformasi Untuk Meningkatkan Efektivitas Kinerja Sektor Bea dan Cukai

Reformasi tersebut diperlukan untuk meningkatkan efektivitas kinerja sektor bea dan cukai melalui digitalisasi seiring dengan pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai badan ekspor khusus satu pintu. Luhut menyatakan keyakinannya bahwa sistem berbasis AI akan membantu Ditjen Bea Cukai maupun DSI dalam memperluas penggunaan kecerdasan buatan dalam sistem pelaporan serta pengawasan ekspor dan impor barang, terutama mineral hasil tambang.

Optimisme Terhadap Penggunaan Artificial Intelligence

Luhut mengungkapkan dukungannya terhadap penggunaan kecerdasan buatan karena sistem tersebut dapat mengurangi kontak antarpihak dalam proses perizinan ekspor dan impor, sehingga menekan berbagai praktik kecurangan. Ia juga memandang bahwa implementasi digitalisasi ekosistem perizinan dan perdagangan nasional melalui Indonesia National Single Window (INSW) dapat secara signifikan mengurangi berbagai praktik kecurangan tersebut.

Pemerintah membentuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) dengan tujuan menghapus berbagai praktik kecurangan ekspor-impor, seperti underinvoicing, transfer pricing, dan transaksi yang tak tercatat. Data eksport dari Ditjen Bea Cukai Kemenkeu akan ditransfer kepada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia seiring dengan implementasi penugasan PT Danantara Sumber Daya Indonesia.

Peran Ditjen Bea Cukai dalam Proses Reformasi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyoroti peran Ditjen Bea Cukai dalam proses mematangkan tugas BUMN khusus ekspor. Data ekspor yang telah tersedia dalam sistem Ditjen Bea Cukai dan Indonesia National Single Window (INSW) membantu dalam mengelola proses perizinan, kepabeanan, dan dokumen terkait ekspor dan impor.

Pemerintah aktif dalam memperluas penggunaan kecerdasan buatan untuk meningkatkan efisiensi sektor bea dan cukai serta mengurangi praktik kecurangan yang merugikan negara.

Source link

Berita Terbaru