14.8 C
Munich

Alasan Mengapa Daging Kurban Tidak Cocok Disate

Harus dibaca

Daging Kurban Tak Cocok Langsung diolah menjadi Sate

Jakarta, CNN Indonesia — Proses pengolahan daging kurban menjadi hidangan lezat selalu menjadi topik menarik setiap kali Idul Adha tiba. Meski olahan sate merupakan pilihan praktis, namun chef ternyata menyarankan untuk tidak mengolah daging kurban menjadi sate.

Chef Menjelaskan Alasannya

Menurut Executive Chef Aprez Catering by Amuz Group, Stefu Santoso, mengolah daging kurban secara langsung menjadi sate tidak disarankan. Ia menjelaskan bahwa daging yang baru dipotong masih terlalu segar sehingga memiliki tingkat kekenyalan yang tinggi.

Chef Stefu menegaskan bahwa daging kurban perlu melalui proses pelayuan agar menjadi lebih empuk. Jika langsung diolah menjadi sate, daging kurban akan terasa alot. Sebaliknya, proses perebusan daging seperti saat membuat gulai akan membuat daging menjadi lebih lembut.

Proses Pengolahan yang Disarankan

Lebih lanjut, chef Stefu mengungkap bahwa proses memasak yang cukup lama, seperti saat membuat gulai, tongseng, atau semur, akan memungkinkan serat-serat daging hancur. Hal ini membuat daging kurban menjadi empuk dan lembut untuk dinikmati.

Untuk daging sapi, yang merupakan binatang lebih besar dari kambing, diperlukan waktu pelayuan yang lebih lama. Chef Stefu menegaskan bahwa daging kurban butuh proses pelayuan sebelum bisa dikonsumsi, dan tidak disarankan untuk langsung diolah menjadi sate.

Jadi, meskipun olahan sate merupakan pilihan praktis, namun lebih baik mengolah daging kurban menjadi hidangan seperti gulai untuk mendapatkan tekstur daging yang lebih lembut dan nikmat.

Source link

Berita Terbaru