13.2 C
Munich

Kemenpar-BPJPH Mendorong Sertifikasi Halal di 1.500 Desa Wisata

Harus dibaca

Kemenpar dan BPJPH Akselerasi Sertifikasi Halal di Desa Wisata

Menteri Pariwisata (Kemenpar) dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus memperkuat kolaborasi untuk mempercepat sertifikasi halal produk UMKM di 1.500 desa wisata di seluruh Indonesia. Hingga akhir Mei 2026, kerja sama ini telah menghasilkan 31.548 sertifikat halal di 1.116 desa wisata di 34 provinsi.

Program Akselerasi dan Dampak Positifnya

Program akselerasi ini dimulai sejak Juli 2025 dengan proyek percontohan di 20 desa wisata. Melihat dampak positifnya, program tersebut diperluas hingga menjangkau ribuan desa wisata di berbagai daerah. Di Desa Wisata Jatimulyo, Kulon Progo, sejumlah pelaku usaha UMKM telah resmi mendapatkan sertifikasi halal per 30 Mei 2026.

Menteri Pariwisata Widiyanti menjelaskan bahwa sertifikasi halal bukan hanya pemenuhan administratif semata, tetapi juga menjadi strategi penting dalam peningkatan kualitas produk, kepercayaan wisatawan, dan dampak ekonomi pada masyarakat setempat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan terus diperkuat guna meningkatkan daya saing desa wisata Indonesia secara berkelanjutan.

Apresiasi dan Dukungan

Kemenpar juga menyampaikan apresiasi kepada BPJPH, pemerintah daerah, pengelola desa wisata, dan pelaku UMKM atas komitmen mereka dalam mendukung program sertifikasi halal ini. Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menyambut baik sertifikasi halal bagi UMKM di daerahnya karena akan memperkuat kepercayaan wisatawan dan meningkatkan kunjungan ke destinasi wisata di Kulon Progo dan DIY.

Dengan adanya sertifikasi halal, diharapkan para wisatawan merasa lebih aman dan nyaman saat berkunjung serta yakin bahwa makanan yang disajikan sesuai dengan prinsip halal. Ini akan membuka peluang lebih banyak lagi bagi pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan di berbagai destinasi di Indonesia.

Source link

Berita Terbaru