20.7 C
Munich

Pentingnya Pap Smear sebagai Deteksi Dini Kanker Serviks

Harus dibaca






Pap Smear: Deteksi Dini Kanker Serviks

Pap Smear: Deteksi Dini Kanker Serviks

Jakarta, CNN Indonesia — Pap smear menjadi salah satu pemeriksaan penting untuk mendeteksi dini kanker serviks sebelum gejala muncul. Prosedur ini dilakukan dengan mengambil sampel sel dari permukaan leher rahim (serviks) menggunakan sikat khusus untuk kemudian diperiksa di laboratorium. Pap smear bersama tes HPV DNA merupakan metode skrining kanker serviks yang direkomendasikan oleh berbagai lembaga kesehatan ternama.

Kenapa Penting?

Kanker serviks menjadi salah satu kanker dengan angka kejadian tertinggi pada perempuan Indonesia. Setiap harinya, sekitar 56 perempuan Indonesia meninggal karena penyakit ini. Meskipun demikian, sekitar 70 persen kasus baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut.

Pemeriksaan ini dinilai krusial mengingat pentingnya deteksi dini. Tingkat harapan hidup lima tahun pada pasien yang terdiagnosis pada stadium awal dapat mencapai lebih dari 90 persen. Negara-negara tertentu bahkan berhasil menekan angka kematian akibat kanker serviks hingga 80 persen melalui program skrining terorganisir.

Faktor Risiko

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan Konsultan Onkologi Kandungan di Mayapada Hospital Jakarta Selatan, Dr. dr. Tricia Dewi Anggraeni, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker serviks. Faktor-faktor tersebut antara lain memiliki banyak pasangan seksual, melakukan aktivitas seksual pada usia dini, riwayat infeksi menular seksual, kurang menjaga kebersihan organ intim, serta kebiasaan merokok.

Jadwal pemeriksaan pap smear disesuaikan dengan usia. Perempuan berusia 21 hingga 29 tahun dianjurkan menjalani pap smear setiap tiga tahun. Sedangkan pada usia 30 hingga 64 tahun, pemeriksaan dapat dilakukan setiap tiga tahun atau dikombinasikan dengan tes HPV DNA setiap lima tahun. Untuk usia di atas 65 tahun, kebutuhan skrining ditentukan oleh rekomendasi dokter.

Melalui pap smear, dokter dapat mengidentifikasi perubahan sel abnormal yang berpotensi berkembang menjadi kanker. Deteksi dini memberikan peluang kesembuhan yang jauh lebih besar. Itulah mengapa pap smear rutin sangat dianjurkan sebagai langkah deteksi dini kanker serviks.

Source link

Berita Terbaru