20.7 C
Munich

Peran Mahasiswa dalam Pengelolaan Sampah dan Transisi Energi di Kemdiktisaintek

Harus dibaca

Kemdiktisaintek Dorong Peran Mahasiswa dalam Atasi Tantangan Pembangunan

Jakarta (ANTARA) – Kemdiktisaintek mendorong mahasiswa untuk mengambil peran dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan, termasuk pengelolaan sampah dan transisi energi berkelanjutan.

Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan (Dirjen Risbang) Kemdiktisaintek, Fauzan Adziman, menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam mengatasi berbagai persoalan pembangunan, termasuk pengelolaan sampah dan implementasi energi terbarukan. Menurutnya, perguruan tinggi berperan kunci dalam menciptakan inovasi dan memasyarakatkan ilmu pengetahuan yang dimiliki oleh mahasiswa.

Mahasiswa Sebagai Agen Perubahan

Dirjen Fauzan juga menggarisbawahi bahwa pengelolaan sampah bukan hanya sekadar masalah teknis, tetapi juga melibatkan aspek ekonomi, tata kelola, dan transformasi sosial. Oleh karena itu, diperlukan talenta-talenta muda yang dapat melihat masalah secara menyeluruh dan memberikan solusi yang berkelanjutan.

Salah satu program yang dijalankan untuk melibatkan mahasiswa adalah Program Aksara Mahasiswa, di mana mahasiswa turun langsung ke lapangan untuk berinteraksi dengan masyarakat, memahami permasalahan yang ada, serta mendorong praktik pengelolaan sampah yang lebih baik. Melalui program ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga menjadi agen perubahan yang turut membangun ekosistem pengelolaan sampah yang lebih baik.

Perguruan Tinggi Sebagai Pusat Inovasi dan Pemimpin Masa Depan

Menyikapi hal ini, Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama, Danang Sri Hadmoko, menekankan bahwa perguruan tinggi memiliki peran vital dalam membentuk generasi muda menjadi pemimpin masa depan. Isu-isu terkait energi dan pembangunan harus dijawab melalui pendekatan multidisiplin dan melibatkan berbagai pihak secara bersama-sama.

Berdasarkan berbagai upaya dan kolaborasi yang dilakukan oleh Kemdiktisaintek serta perguruan tinggi lainnya, diharapkan mampu menciptakan solusi atas berbagai tantangan pembangunan, termasuk masalah pengelolaan sampah dan transisi energi. Hanya dengan keterlibatan semua pihak, Indonesia dapat menuju arah yang lebih baik dalam mencapai pembangunan berkelanjutan.

Source link

Berita Terbaru